Putaran PHK Terus Bergulir, Amazon Rumahkan Ribuan Teknisi
Uzone.id — Raksasa teknologi
Amazon mengumumkan putaran PHK terbaru dengan merumahkan 1.800 teknisi mereka
dari beberapa wilayah di AS.
Diumumkan Sabtu, (22/11), PHK ini merupakan bagian dari
putaran 14 ribu PHK massal yang diumumkan pada Oktober lalu dimana pemangkasan
terbesar ini berdampak pada divisi termasuk video game, iklan, dan pencarian
AI.
Tak hanya itu, Amazon juga memangkas lebih dari 500 posisi
manajer produk dan program, serta beberapa posisi tingkat senior.
Dari laporan CNBC Internasional, dari belasan ribu karyawan yang di-PHK, kategori pekerjaan paling merasakan dampaknya adalah teknisi. Total sebanyak 40 persen dari 4.700 teknisi yang berasal dari Washington, New York, New Jersey, dan California harus dirumahkan oleh Amazon.
Data ini dilaporkan oleh Amazon dalam surat pemberitahuan
WARN (Worker Adjustment and Retraining Notification) kepada lembaga
negara.
Bicara soal alasan dibalik pemangkasan karyawan dengan
jumlah yang cukup besar ini, Andy Jassy selaku Presiden dan CEO Amazon sendiri
menyebut kalau dirinya ingin membuat Amazon lebih ramping dan tidak terlalu
birokratis dengan cara mendorong karyawan agar lebih palugada.
Gak cuma itu, perusahaan juga mengatakan bahwa mereka sudah mulai ‘mengalihkan’ sumber daya mereka ke AI. Bahkan, Amazon menyebut kalau teknologi ini sudah siap untuk mengubah struktur tenaga kerja kantoran Amazon dalam beberapa tahun ke depan seiring dengan efisiensi yang dihasilkan oleh AI.
Tak hanya mengurangi karyawan, perusahaan juga sudah
mengurangi investasi dalam proyek eksperimental dan menghentikan sebagian besar
pengembangan game beranggaran besar.
Pemangkasan karyawan di Amazon sendiri akan terus
berlangsung hingga mencapai target–yaitu sekitar 14 ribu karyawan. Bahkan,
putaran ini disebut akan berlanjut di tahun 2026 nanti.