Prabowo: Selalu Pakai Maung, Sudah Lupa Menikmati Alphard!
Uzone.id - Presiden Prabowo Subianto jadi panutan tersendiri saat dirinya mengaku lebih sering menggunakan jip buatan dalam negeri, Pindad Maung. Bahkan, dia berkelakar, sudah lupa bagaimana rasanya menikmati Toyota Alphard.
"Kita sudah menghasilkan jip buatan Indonesia, jadi sekarang pejabat-pejabat kita, perwira-perwira kita bangga kita tidak pakai jip buatan negara lain, kita pakai jip buatan Indonesia sendiri," kata Prabowo dalam rapat kabinet paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip Uzone.id
Prabowo mengatakan pejabat dan para perwira saat ini menggunakan Maung Pindad saat mengecek pasukan. Prabowo menyebut hal itu sebagai sebuah kebanggaan.
"Komandan-komandan pasukan kita, kalau naik kendaraan mimpin pasukannya bangga, dia pakai jip buatan Indonesia. Presidenmu pakai jip buatan Indonesia," tutur dia.
Prabowo kemudian mengatakan beberapa waktu lalu dia sempat menggunakan Alphard saat melakukan kunjungan incognito. Prabowo bercanda sudah lama tidak menikmati enaknya naik Alphard.
"Kemarin saya berangkat, saya mau incognito jadi saya nggak mau pakai, saya pakai mobil biasa, tapi saya pakai Alphard, udah lama saya nggak menikmati Alphard, enak juga ini ya, ha-ha-ha..., tapi eets..., 'Prabowo, ingat kamu Presiden Republik Indonesia, harus beri contoh,' ya sudah pakai Maung terus," ucap dia.
Spesifikasi khusus Pindad Maung untuk Presiden
Pindad Maung Garuda Limousine jadi nama resminya. Punya panjang 5,05 meter (m), lebar 2,06 m, tinggi 1,87 m tersebut merupakan karya anak bangsa yang diproduksi oleh PT Pindad.
Menurut Direktur Utama Pindad Abraham Mose, Maung Garuda Limousine telah berdesain streamline dan tidak lagi boxy, seperti umumnya varian Maung.
Dilengkapi oleh piranti-piranti sangat khusus sesuai spesifikasi kendaraan "Indonesia 1" karena membawa orang nomor satu di republik ini.
Misalnya saja, seluruh tubuh Maung Garuda Limousine dibalut oleh material komposit antipeluru. Bahan itu mampu menahan laju peluru kaliber 5,56 milimeter (mm) dan 7,62 mm.
Begitu pula bagian kaca yang didesain sangat tebal dengan level B5/B6 dan tentu saja antipeluru. Bagian belakang dan depan mobil dilengkapi kamera keselamatan otomatis 360 derajat
Menariknya lagi, ban besar ukuran R21 ini merupakan jenis Run Flat Tyre (RFT) yang masih dapat melaju hingga sejauh 80 kilometer meski mengalami kebocoran di jalan.
Sebagai penggeraknya, Maung Garuda Limousine ditenagai oleh mesin berkekuatan 202 PS/199 HP bertransmisi otomotis 8 kecepatan.
Mesin ini mampu melajukan Maung Garuda Limousine dengan kecepatan maksimal (top speed) dibatasi sampai 100 kilometer per jam meski pada panel penunjuk kecepatan (speedometer) tertera top speed mencapai 220 km per jam.
Maung Garuda Limousine merupakan varian baru hasil pengembangan tipe MV3. Presiden Prabowo menjadi sosok penting di balik terciptanya Maung Garuda Limousine tersebut.
Bicara kenyamanan, para arsitek Pindad memikirkan betul bagaimana para penumpang SUV berpenggerak 4 roda dengan dapur pacu diesel berkekuatan 2.500 cc ini dapat menikmati perjalanannya.
Karena itu, seluruh kursinya, masing-masing 2 di bagian depan dan 2 di bagian belakang dilapisi kulit dengan aksen beige.
Khusus 2 kursi penumpang belakang di mana Presiden Prabowo duduk didesain bergaya captain seat atau dibuat terpisah satu dengan lainnya.
Kemudian, di antara kedua captain seat tadi disematkan limo touch control dengan bagian atasnya terdapat bantalan yang dapat berfungsi sebagai sandaran tangan.
Limo touch control adalah fitur canggih berbentuk monitor layar sentuh yang berisi 4 modul perintah digital bagi penumpang yang duduk di sisi kiri dan kanan.
Keempat modul perintah itu berupa fitur on-off lampu baca, modul pengatur temperatur suhu ruang, dan modul pengatur elektrik posisi duduk captain seat (electric adjustable seat) serta sandaran kaki (leg rest).
Untuk perangkat hiburan saat kendaraan melaju, disiapkan 2 unit monitor LED Head Unit ukuran 12 inci bagi penumpang belakang yang diletakkan tepat pada bagian belakang sandaran kepala kursi depan serta internet.
Disiapkan pula kulkas mini (cool storage) bagi penumpang yang ditempatkan di antara kursi depan. Kenyamanan penumpang depan turut diperhatikan lantaran pengaturan posisi duduk pada kursi digerakkan secara elektrik.
Desain konsol tengah sangat mirip dengan tampilan SUV papan atas Eropa karena terdapat tongkat transmisi sudah mengadopsi shifted knob sehingga sangat mudah dikendalikan dengan sentuhan halus jari tangan.
Pengatur panel mobil pun sudah sistem putar, begitu pula dengan rem tangan (hand break) telah elektrik. Ada pula tempat untuk mengecas ponsel nirkabel dengan teknologi bluetooth.
Panel instrumen ditempatkan pada monitor sentuh LED ukuran 8 inci dan bagian kemudi juga dilengkapi panel-panel khusus dengan logo besar Maung Garuda di bagian tengah kemudi.
Garuda Limousine merupakan pengembangan dari Maung Versi 3 (MV3) sebagai generasi ketiga Maung, kendaraan taktis (rantis) ringan untuk mendukung operasi militer yang telah dipersiapkan sejak tahun 2018 lalu.