Prabowo Ngegas Bikin Pabrik Mobil di RI, Biar Gak Cuma Jadi Pasar
Uzone.id - Prabowo lagi-lagi mengatakan pemerintah akan ngegas membuat pabrik mobil di Indonesia. Alasannya cukup sederhana, agar Indonesia bukan hanya menjadi pasar bagi mobil dari negara lain.
Memang sejauh ini Indonesia belum punya pabrik mobil sendiri, meskipun sudah banyak merek mobil yang membuat dan melakukan transfer teknologi mobil di Tanah Air.
Presiden Prabowo menyoroti saat ini Indonesia hanya jadi pasar mobil dari negara-negara lain. Mulai dari merek asal Jepang, Korea Sleatan, Eropa, bahkan China yang saat ini sedang masif masuk ke Indonesia.
Bahkan jika merujuk ke data yang dimiliki Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), hanya Polytron satu-satunya merek lokal di industri otomotif.
Meski demikian, Polytron hingga kini belum punya pabrik sendiri, melainkan mengandalkan fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor. Produk yang dijual juga merupakan hasil kerjasama dengan merek China yaitu Skyworth.
Prabowo menyampaikan keinginannya membangun pabrik mobil mulai dari mengolah barang-barang mentah hingga turunannya, daripada ekspor barang dari luar terus menerus.
Menurutnya dengan melakukan ekspor, Indonesia justru hanya menjadi target pasar bagi merek-merek lain dari luar negeri.
"Saya akan buka pabrik mobil. Kenapa kita jadi apsar mobilnya orang lain? Kenapa? Karena will," sebut Prabowo dalam tayangan Youtube 'Presiden Prabowo Menjawab!!!' yang dibagikan akun Prabowo Subianto.
Orang nomor satu di RI itu mengaku kalau Indonesia punya sumber daya alam untuk bahan baku pembuat mobil yang diekspor ke negara-negara produsen otomotif dunia, seperti Jepang dan Korea.
Menurutnya bahan baku tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan oleh Indonesia untuk membuat mobil sendiri di pabriknya sendiri.
"Dengan segala hormat, Korea, sumber alam Korea apa? Coba periksa, kita punya sumber alam semua untuk bikin mobil, tapi dia puluhan tahun lebih dulu dari kita bikin mobil. Kita punya timah, kita punya baiksit, bauksit untuk alumina, diolah menjadi aluminium, aluminium jadi mobil. tapi kita enggak bikin, processing aluminium bauksit. Jepang tidak punya bauksit, dia bikin mobil terhebat," tukasnya.
Sebenarnya ini bukan pertama kalinya Prabowo mengutarakan kalau Indonesia bisa bikin pabrik mobil sendiri. Presiden juga pernah mengatakan kalau Indonesia ditargetkan produksi mobil nasional tiga tahun lagi.
Bahkan Prabowo sudah mengatakan kalau proyek pembuatan mobil nasional sudah mulai dilakukan. Ini dikatakannya dalam Sidang Kabinet Paripurna yang dilakukan pada 20 Oktober 2025 lalu.