Polytron Bikin Laptop Rp11 Juta, Ini Kesan Pertama Luxia Pro Ultra 5
Uzone.id - Satu lagi merek teknologi asal Indonesia yang masuk ke pasar laptop, yakni Polytron. Ya, merek yang familiar dengan barang-barang elektronik seperti TV, kulkas, speaker, hingga motor listrik, baru saja meluncurkan jajaran laptop terbarunya, satu di antaranya adalah Polytron Luxia Pro Ultra 5.
Laptop ini jadi varian dengan spesifikasi paling tinggi, harga Polytron Luxia Pro Ultra 5 juga paling mahal, tembus Rp10.999.000. Jelas di sini, Polytron langsung menyasar segmen premium, tipikal pengguna yang ingin laptop mewah, tipis, dan bertenaga.
Melihat dan mencobanya untuk kali pertama, Luxia Pro Ultra 5 langsung bikin kagum. Materialnya mewah dan dibuat sangat ringan.
Laptop ini hanya seberat 1 kg yang membuatnya mudah ditenteng. Rasanya kayak bawa-bawa buku agenda tebal ketimbang sebuah laptop yang bertenaga.
Bobot yang ringan ini tak terlepas dari material magnesium yang membalut seluruh bodinya. Bahan dasar ini juga memberikan kesan kokoh dan premium saat disentuh.
Secara desain keseluruhan, Polytron Luxia Pro Ultra 5 memang tampak minimalis dan elegan. Tidak ada elemen yang berlebihan, seperti garis geometri atau logo yang dibuat menonjol ala-ala Asus Vivobook. Hanya ada logo ‘Polytron’ yang tercetak rapi di sudut penutupnya. Dan, ada satu detail kecil yang kami suka adalah kemampuannya dibuka dengan satu tangan.
Layar tajam dengan keyboard yang nyaman
Saat laptop dibuka, kita langsung disambut oleh layar 14 inci dengan bezel yang terbilang tipis di sekelilingnya. Memang belum OLED panelnya, masih IPS dengan resolusi WUXGA (1.920 x 1.200 piksel) saja.
Namun, menurut Polytron, layar laptopnya punya tingkat kecerahan 400 nits dan cakupan warna 100% sRGB. Secara kasat mata, layarnya memang terlihat tajam, warnanya keluar, dan cukup terang untuk digunakan bekerja di dalam maupun luar ruangan.
Area keyboard-nya juga terasa nyaman. Jarak antar tombolnya pas dan punya travel distance yang cukup memuaskan untuk mengetik dalam waktu lama. Di bawahnya, terdapat trackpad berukuran lega yang responsif.
Untuk keamanan, Polytron menempatkan sensor sidik jari yang menyatu dengan tombol power di pojok kanan atas, memudahkan proses login tanpa perlu mengetik password.
Konektivitas lengkap, gak perlu ribet bawa dongle
Laptop tipis dan juga ringan, kekurangan yang umum adalah ketersediaan port yang terbatas. Namun, Luxia Pro Ultra 5 punya port yang lengkap.
Di sisi kiri, terdapat port HDMI, satu port USB-A 3.0, dan dua port USB-C. Pindah ke sisi kanan, masih ada satu port USB-A lagi, jack audio 3.5mm, dan yang paling penting bagi pengguna yang peduli privasi, ada tombol geser fisik E-shutter untuk menutup kamera.
Performa disokong Intel Core Ultra 5
Di balik bodinya yang ringan, Polytron membekali Luxia Pro Ultra 5 dengan jeroan yang bertenaga. Laptop ini ditenagai prosesor Intel Core Ultra 5-125H yang sudah dilengkapi neural processing unit (NPU) untuk pemrosesan AI.
Kombinasi ini, ditambah dengan RAM LPDDR5 dual-channel 16 GB dan penyimpanan SSD PCIe Gen4 512 GB, yang seharusnya lebih dari cukup untuk menangani tugas-tugas profesional, mulai dari multitasking berat hingga pengeditan grafis ringan. Untuk menjaga performanya tetap stabil, Polytron Luxia Pro Ultra 5 juga mengusung sistem pendingin dua kipas.
Dibanderol Rp10.999.000, Polytron Luxia Pro Ultra 5 dan jajaran laptop Luxia lainnya, dilindungi oleh Polytron Protect Plus. Ini adalah layanan perlindungan ekstra yang memberikan jaminan lebih kepada pengguna selama 2 tahun.
Dengan Accidental Damage Protection (ADP), pengguna tidak perlu khawatir menghadapi kerusakan tak terduga. ADP ini mencakup berbagai jenis kerusakan, seperti kerusakan akibat cairan, bencana alam seperti gempa bumi atau tsunami, dan kerusakan akibat kebakaran, ledakan, atau asap. Selain itu, kerusakan karena kerusuhan, pemogokan, atau perampokan yang disebabkan oleh kekerasan fisik juga tercakup.