Automotive

Polisi Klaim Angka Kecelakaan Turun 7,8 Persen Sepanjang Momen Lebaran

Bagja Pratama
Polisi Klaim Angka Kecelakaan Turun 7,8 Persen Sepanjang Momen Lebaran

Uzone.id - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengumumkan bahwa pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran 2026 mencatatkan perbaikan signifikan, terutama dalam aspek keselamatan. 

Ia mengklaim jumlah insiden kecelakaan lalu lintas serta tingkat fatalitas yang ditimbulkan telah menurun drastis dibandingkan periode tahun sebelumnya.



Kapolri mengungkapkan bahwa angka kejadian kecelakaan lalu lintas turun sebesar 7,8 persen dibandingkan dengan Lebaran tahun lalu. 

Dampak positif yang lebih menonjol terlihat pada penurunan fatalitas atau korban meninggal dunia. 

Tercatat, jumlah korban jiwa turun sebanyak 112 orang, dari 377 jiwa pada tahun sebelumnya menjadi 265 jiwa pada musim Lebaran tahun ini.

Jenderal Listyo Sigit Prabowo menilai capaian keberhasilan ini adalah buah dari kerja sama yang solid antara aparat kepolisian, operator transportasi, dan yang paling krusial, kepatuhan tinggi dari masyarakat selama masa angkutan Lebaran.

"Pemerintah sudah menyiapkan rest area dan buffer zone. Manfaatkan sebaik-baiknya sehingga pada saat kondisi sudah pulih, silakan melanjutkan perjalanan dengan aman,” imbaunya, melansir Antara.

Volume Kendaraan dan Antisipasi Arus Balik

Meskipun angka kecelakaan menurun, volume lalu lintas tetap tinggi. Data mencatat volume kendaraan yang keluar dari Jakarta mencapai 2.946.891 unit. 

Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 20,49 persen dari kondisi lalu lintas normal, bahkan lebih tinggi 1,82 persen dibandingkan periode Lebaran 2025.

Hingga Sabtu, jumlah kendaraan yang telah kembali ke Jakarta mencapai 2.561.629 unit. 

Dengan demikian, masih tersisa sekitar 385.262 kendaraan atau 13,07 persen yang diperkirakan masih berada dalam perjalanan menuju Ibu Kota. 

Kapolri menyimpulkan bahwa puncak arus balik secara umum telah terlewati, namun persiapan tetap dilakukan untuk mengantisipasi sisa kendaraan.

Sejumlah skema rekayasa lalu lintas telah disiapkan untuk mencegah kepadatan, terutama jika antrean kendaraan memanjang hingga lebih dari setengah kilometer dan memasuki badan jalan utama. 

Listyo Sigit Prabowo memastikan, situasi arus balik saat ini tetap terjaga dalam kondisi "hijau" atau lancar.



Sementara itu, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, turut memuji kelancaran yang tercipta. 

Menurutnya, kerja sama masyarakat dalam menaati arahan petugas dan tidak memaksakan diri untuk terus berkendara menjadi faktor penentu dalam menekan secara signifikan angka kecelakaan dan fatalitas.