Automotive

PLN Tambah SPKLU di Jalur Mudik, Antisipasi Lonjakan EV

Bagja Pratama
PLN Tambah SPKLU di Jalur Mudik, Antisipasi Lonjakan EV

Uzone.id - Menjelang musim arus mudik Lebaran 2026, PT PLN (Persero) mengambil langkah proaktif untuk menjamin kelancaran perjalanan para pengguna kendaraan listrik (EV).

Perusahaan listrik negara ini memprediksi adanya peningkatan signifikan dalam jumlah pemudik yang akan mengandalkan mobil listrik. Karenanya, penambahan SPKLU jadi wajib hukumnya.



Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengungkapkan bahwa pihaknya memperkirakan volume pemudik yang menggunakan EV akan melonjak hingga 1,6 kali lipat dibandingkan dengan periode Lebaran 2025. 

Untuk merespons proyeksi lonjakan ini, PLN berencana untuk memperbanyak titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

"Kami memperkirakan akan ada peningkatan pemudik yang menggunakan mobil listrik sebesar 1,6 kali lipat dari tahun 2025," kata Darmawan, seperti dikutip dari Antara.

Dalam rangka memfasilitasi perjalanan jarak jauh, PLN berkomitmen menambah jumlah SPKLU di jalur-jalur utama mudik hingga mencapai 1,8 kali lipat dari ketersediaan tahun sebelumnya. 

Penambahan ini bertujuan untuk memudahkan para pengendara EV melakukan pengisian daya, memastikan perjalanan mereka berjalan mulus hingga tiba di tujuan.

Selain penambahan kuantitas, PLN juga fokus pada peningkatan kualitas. Sebagian SPKLU yang berada di jalur mudik akan dioptimalkan dengan mengganti fasilitas slow charging (pengisian daya lambat) menjadi teknologi ultra fast charging (pengisian daya sangat cepat). 

Peningkatan ini akan secara signifikan memangkas waktu tunggu pengisian daya.

Sebagai informasi, pada musim mudik Lebaran 2025, PLN telah menyiagakan total 3.529 unit SPKLU yang tersebar di kurang lebih 2.400 lokasi di seluruh Indonesia.



Dukungan Penuh dari Pabrikan Mobil Listrik

Kesiapan infrastruktur ini tidak hanya menjadi tanggung jawab PLN. Sejumlah pabrikan mobil listrik turut ambil bagian dalam memberikan layanan terbaik bagi konsumen mereka.

Salah satu raksasa EV, BYD, telah mengumumkan pembukaan posko layanan siaga, termasuk di lokasi strategis seperti Rest Area KM 57, untuk memberikan dukungan kepada pemudik.

Inisiatif serupa juga dilakukan oleh produsen lain, yang memastikan layanan bengkel mereka tetap beroperasi meskipun di hari libur nasional. 

Geely menjadi salah satu yang menjamin kesiapan layanan purnajual. Constantinus Herlijoso, Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia, menegaskan bahwa mereka akan mengaktifkan 11 bengkel resmi selama musim mudik 2026.

Dengan kolaborasi antara PLN dan pabrikan EV, diharapkan masyarakat yang memilih mobil listrik untuk perjalanan mudik akan merasakan kenyamanan, keamanan, dan kepastian pengisian daya sepanjang perjalanan mereka.