PLN Siapkan Cadangan Listrik 7,1 GW untuk Mobil Listrik Selama Nataru 2025
Uzone.id - PT PLN (Persero) menjamin pasokan listrik nasional dalam kondisi aman selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, termasuk bagi pengguna mobil listrik.
Amannya pasokan listrik selama Nataru 2025 ini juga selaras dengan dibuatnya pengoperasian Posko nasional Sektor ESDM Nataru yang berlangsung sejak 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.
Adi Priyanto selaku Direktur Retail dan Niaga PLN menyampaikan pasokan kelistrikan selama periode Nataru 2025 dalam kondisi aman.
Adi memperkirakan, beban puncak mencapai 46,8 Gigawatt (GW), sementara daya pasokan mencapai 53,9 GW. Artinya terdapat daya cadangan sebesar 7,1 GW atau sekitar 15,2 persen.
Pasokan energi primer pembangkit PLN juga dijamin dalam kondisi aman, di mana rata-rata haro Operasional Pembangkitan (HOP) pembangkit batu barua dan gas mencapai 22 hari.
"Kami secara preventif sudah mempersiapkan dan memelihara setiap pembangkit kami, jaringan transmisi, jaringan distribusi, dan operasi layanan pelanggan sejak jauh-jauh hari sebelum memasuki periode Nataru," ujar Adi dalam keterangan tertulis yang dipublikasikan di situs resmi PLN.
Perkiraan beban puncak daya listrik dihitung berdasarkan tren kendaraan listrik yang terus mengalami peningkatan. Adi memperkirakan pengguna kendaraan listrik di Nataru 2025 diprediksi mencapai sekitar 26.000 unit atau dua kali lipat lebih banyak dibandingkan tahun lalu yang hanya 12.183 unit.
Untuk mengantisipasi lonjakan, PLN juga menambah jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalur mudik Trans Sumatra-Jawa sebanyak tiga kali lipat dari Nataru tahun sebelumnya.
"Kami menambah tiga kali lipat jumlah mesin SPKLU di sepanjang jalur mudik Trans Sumatra-Jawa. Tahun lalu jumlahnya sekitar 500, sekarang menjadi 1.515 yang tersebar di 865 titik," terang Adi.
Secara nasional, PLN bersama para mitra juga telah menyediakan total 4.514 unit SPKLU yang tersebar di 2.862 titik strategis di seluruh Indonesia.
Selain itu, PLN menyiapkan 117 Posko Siaga SPKLU yang tersebar di titik-titik strategis seperti rest area, SPKLU Center, serta kantor UP3 dan ULP PLN.
PLN juga menyediakan aplikasi PLN Mobile yang bisa dimanfaatkan untuk pelaporan gangguan listrik sekaligus membantu perencanaan perjalanan bagi pengguna mobil listrik.
“Bagi pemudik yang merencanakan perjalanan, misalnya dari Jakarta ke Surabaya, tinggal klik tujuan di aplikasi. Nanti akan ditampilkan titik-titik SPKLU beserta jarak tempuhnya,” tutup Adi.