Pilar Lexus Gak Sanggup Nahan Pohon Tumbang, Sopir Tewas!
Uzone.id - Satu unit mobil Lexus tertimpa phon tumbang akibat hujan deras dan angin kencang, di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Pilar mobil mewah sub-brand Toyota tersebut tak sanggup menahan beban pohon.
Kapustadin BPBD Jakarta Muhammad Yohan mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Pohon berjenis palem tumbang saat hujan deras dan angin kencang, lalu menimpa mobil tersebut.
"Pukul 13.30 hujan intensitas tinggi dan angin kencang menyebabkan pohon Palem diameter 60 cm, tinggi 15 meter (tumbang). Penyebab hujan intensitas tinggi dan angin kencang," kata Yohan, dikutip Uzone.id
Pilar di mobil memang jadi 'pondasi' penting bagi keselamatan. Pilar berfungsi sebagai tiang penyangga vertikal yang menyatukan atap, rangka bodi, dan jendela.
Ini sangat penting untuk menjaga integritas kabin, terutama saat terjadi kecelakaan atau saat mobil terbalik. Disini terlihat mana mobil 'mahal' mana yang asal jual harga murah.
Namun sekelas Lexus pun menyerah. Berkaca dari kejadian tersebut, terlihat kalau pilar A dari Lexus hitam tersebut remuk sehingga tidak bisa menyelamatkan pengemudi di dalam kabinnya.
Sistem keselamatan Lexus, pilar tidak berdiri sendiri
Sistem keselamatan pada pilar Lexus tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan bagian integral dari struktur bodi kendaraan yang dirancang secara menyeluruh untuk melindungi penumpang dalam berbagai jenis tabrakan.
Kekuatan dan desain pilar (A, B, dan C) bekerja sama dengan fitur keselamatan lainnya seperti kantung udara tirai (curtain airbags) dan bingkai bodi yang kokoh.
Lexus menggunakan baja berkekuatan tinggi dan material inovatif lainnya untuk membangun sasis dan pilar kendaraan. Material ini dirancang untuk:
- Meredam energi benturan: Saat terjadi tabrakan, material ini dapat menyerap dan menyalurkan energi benturan ke area lain yang lebih aman, menjauhkan energi tersebut dari kabin penumpang.
- Menjaga kekakuan kabin: Pilar yang kuat membantu menjaga integritas kabin penumpang agar tidak penyok atau roboh, melindungi penumpang dari cedera akibat benturan keras.
Di dalam kabin, pilar berfungsi sebagai rumah bagi kantung udara, khususnya kantung udara tirai (curtain airbags) yang merupakan fitur standar pada banyak model Lexus.
- Penempatan kantung udara: Kantung udara tirai biasanya dipasang di sepanjang pilar A, B, dan C di bagian atap. Saat terjadi benturan samping, kantung udara ini akan mengembang untuk melindungi kepala dan leher penumpang dari kaca jendela dan pilar itu sendiri.
- Deteksi benturan: Sensor benturan yang tersebar di seluruh bodi akan mendeteksi dampak benturan dan memicu kantung udara untuk mengembang dalam milidetik.
Meskipun Lexus Safety System (LSS+) sebagian besar berfokus pada teknologi keselamatan aktif (untuk mencegah kecelakaan), struktur bodi seperti pilar bekerja sama dengan sistem ini dalam skenario tertentu. Misalnya:
- Pre-Collision System (PCS): Jika tabrakan tidak dapat dihindari, sistem ini dapat mengaktifkan pengereman darurat dan mengencangkan sabuk pengaman, yang bekerja sama dengan struktur pilar untuk memberikan perlindungan maksimal saat benturan terjadi.
- Peringkat keselamatan: Desain pilar yang kokoh berkontribusi pada hasil uji tabrak yang sangat baik pada kendaraan Lexus, yang sering kali mendapat peringkat keselamatan tertinggi dari lembaga seperti NHSTA.
Singkatnya, sistem keselamatan pada pilar Lexus bukan merupakan fitur tunggal yang dapat dilihat.
Sebaliknya, ini adalah hasil dari desain bodi yang kokoh dengan material canggih, yang kemudian diperkuat dengan penempatan kantung udara tirai yang strategis untuk memberikan perlindungan pasif yang optimal bagi penumpang saat terjadi tabrakan.