Automotive

Pertamina Minta Maaf Usai Ramai Motor Brebet Karena Ngisi Pertalite

Brian Priambudi
Pertamina Minta Maaf Usai Ramai Motor Brebet Karena Ngisi Pertalite

Uzone.id - Baru-baru ini ramai di media sosial pengendara motor di Jawa Timur mengeluhkan tunggangannya brebet usai mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU Pertamina.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara pun meminta maaf atas keluhan yang dialami konsumen sepeda motor.

"Mohon maaf dengan adanya ketidaknyamanan atas laporan masyarakat terkait kendala pada mesin kendaraan bermotor setelah pengisian BBM jenis Pertalite di beberapa SPBU wilayah distribusi Jawa Timur," ujar Ahad Rahedi selaku Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus seperti dikutip dari Antara.

Pertamina akan memastikan produk BBM berjalan lancar sehingga kebutuhan energi masyarakat tidak terganggu dan memastikan seluruh produk disalurkan lewat proses pengawasan ketat.



Ahad juga menjelaskan seluruh proses distribusi BBM telah dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Mulai dari pemeriksaan mutu produk melalui pengujian laboratorium, terminal pengirim, hingga lembaga penyalur resmi.

"Setiap tahapan distribusi dilakukan berdasarkan standar yang telah ditetapkan untuk memastikan kualitas produk tetap terjaga," jelas Ahmad.





Pertamina Patra Niaga akan melakukan tindak lanjut dengan pemeriksaan laboratorium lanjutan terhadap produk Pertalite yang berasal dari Terminal BBM Tuban dan Terminal BBM Surabaya sebagai supply poin area terdampak.

Berdasarkan hasil, Ahad mengklaim BBM yang disalurkan ke area terdampak masih sesuai dengan spesifikasinya.

"Saat ini sedang berjalan investigasi lanjutan untuk pengecekan kualitas dan kuantitas BBM di level SPBU sebagai titik distribusi terakhir kepada masyarakat. Rangkaian investigasi ini dilaksanakan guna memastikan kualitas dan kesesuaian spesifikasi produk," jelas Ahad.



Sebelumnya diberitakan beberapa pengguna sepeda motor di Bojonegoro, Tuban, Surabaya, Sidoarjo, hingga Lamongan banyak melaporkan kalau kendaraan mereka mendadak mengalami brebet hingga mogok setelah mengisi BBM di SPBU Pertamina.

Kondisi ini lagi-lagi menimbulkan kekhawatiran publik terhadap kualitas Pertalite dan efektivitas pengawasan distribusi BBM bersubsidi di lapangan.

Kasus ini juga mendapatkan perhatian dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang menyatakan sudah menurunkan tim untuk melakukan verifikasi fakta.