Perplexity AI Mau Akuisisi Google Chrome, Ditawar Rp562 Triliun
Uzone.id — Langkah cukup
berani diambil oleh perusahaan saingan OpenAI, Perplexity AI. Perusahaan
chatbot AI asal AS ini mengajukan penawaran untuk mengakuisisi mesin pencari
Google Chrome.
Gak tanggung-tanggung, mereka ingin membeli Google Chrome dengan mahar USD34,5 miliar atau sekitar Rp560 triliun. Jika tawaran ini diterima Google, ini akan menjadi akuisisi yang akan mengubah sejarah internet modern.
Tawaran yang muncul tanpa diminta ini disampaikan pihak
Perplexity pada Selasa, (13/08) kepada Alphabet, perusahaan induk Google di
tengah tekanan dari Departemen Kehakiman AS (DOJ) yang mendorong langkah
antimonopoli ke Google dan meminta perusahaan untuk melepas Chrome.
Dengan menjual Chrome, regulator percaya bahwa para pesaing
akhirnya dapat menantang Google dengan persyaratan yang setara, serta menghapus
dominasi Chrome sebagai salah satu mesin pencari yang paling banyak digunakan.
Meski begitu, Google sendiri belum mau menjual Chrome dan
berencana untuk terus mengajukan banding ke DOJ.
Tawaran ini sendiri muncul sebagai hal yang mengejutkan, apalagi Perplexity menawar Google Chrome dengan harga dua kali lipat dari valuasi mereka saat ini.
Mengutip News.ng, Rabu, (13/08), Chief Business Officer
Dmitry Shevelenko mengklaim bahwa dana besar dari berbagai investor akan
membiayai akuisisi tersebut.
Sebagai perusahaan yang baru berumur 3 tahun, Perplexity
saat ini memiliki valuasi USD18 miliar. Valuasi ini semakin meningkat setelah
mendapat pendanaan sekitar USD1 miliar sejauh ini dari para investor termasuk
Nvidia dan SoftBank Jepang.
Perplexity sendiri terkenal dengan layanan chatbot AI mereka
dan mesin pencari bertenaga AI bernama Comet. Perusahaan ini telah memposisikan
dirinya sebagai saingan raksasa industri seperti OpenAI dan Meta dalam
perlombaan AI.
Google sendiri enggan menanggapi dan belum buka suara soal
tawaran tersebut. Para analis mengatakan bahwa Google tidak mungkin menjual
Chrome dan lebih rela terlibat hukum untuk mempertahankan mesin pencari mereka.