Digilife

Perjanjian AS-RI: Transfer Data hingga Relaksasi TKDN Resmi Berlaku

Vina Insyani
Perjanjian AS-RI: Transfer Data hingga Relaksasi TKDN Resmi Berlaku

Uzone.id — Pemerintah Indonesia bersama dengan Amerika Serikat sudah resmi menuntaskan kesepakatan perjanjian perdagangan terbaru pada Kamis, (19/02) waktu setempat. 

DItandatangani langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump di sela-sela pertemuan Dewan Perdamaian Gaza, Board of Peace (BoP) di Washington, kesepakatan tersebut tertuang dalam “Agreement Toward a New Golden Age Indo-US Alliance".

Dalam pernyataannya, perjanjian ini diklaim akan menguntungkan kedua belah pihak dalam hubungan perdagangan dan investasi bilateral mereka dengan mengatasi hambatan tarif dan non-tarif.




“Berupaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat kemitraan ekonomi melalui peningkatan keselarasan dalam hal keamanan ekonomi nasional dan regional,” tulis perjanjian tersebut.

Kesepakatan ini terdiri dari beberapa poin yang nantinya akan mempengaruhi perdagangan semua sektor. Salah satu yang tertulis dalam kesepakatan ini adalah Indonesia yang akan menghapus hambatan tarif pada lebih dari 99 persen produk AS yang diekspor ke Indonesia di semua sektor.

Sektor-sektor tersebut termasuk produk pertanian, produk kesehatan, makanan laut, teknologi informasi dan komunikasi, produk otomotif, dan bahan kimia. Berikut poin-poin kesepakatan perdagangan antara Indonesia dan AS di sektor teknologi:

Indonesia Resmi Kirim Data ke Amerika Serikat

Kesepakatan ini tertuang dalam bagian Digital Trade and Technologi ayat ke 3.2, dimana Indonesia tidak mempersulit pemindahan data pribadi ke AS.

“Indonesia wajib memberikan kepastian mengenai kemampuan untuk memindahkan data pribadi dari wilayahnya ke Amerika Serikat dengan mengakui Amerika Serikat sebagai negara atau yurisdiksi yang menyediakan perlindungan data yang memadai berdasarkan hukum Indonesia,” tulis kesepakatan tersebut.

Indonesia dan Amerika Serikat menyepakati transfer data lintas negara ini dalam lingkup bisnis. Kesepakatan untuk mentransfer data pribadi ini dilakukan atas dasar Amerika Serikat yang diakui sebagai negara yang menyediakan perlindungan data yang memadai berdasarkan hukum Indonesia.

Melalui kesepakatan ini, perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat memiliki kemampuan untuk mengalihkan data pribadi masyarakat Indonesia ke wilayah mereka.

Indonesia ‘Bebaskan’ Pajak Digital Amerika Serikat

Salah satu bunyi dari kesempatan ini juga mengenai penghapusan pajak untuk produk tak berwujud, termasuk produk-produk digital seperti software, eBook, musik, atau film yang diunduh.

Ketentuan tersebut tertuang dalam dokumen Agreement Between the United States of America and the Republic of Indonesia on Reciprocal Trade, tepatnya pada Section 3 ayat ke 3.1.




“Indonesia tidak akan mengenakan pajak jasa digital, atau pajak serupa lainnya, yang mendiskriminasi perusahaan-perusahaan AS baik secara hukum maupun secara faktual,” demikian bunyi dokumen tersebut.

Dengan adanya kesepakatan ini, Indonesia tidak bisa menerapkan pajak khusus bagi produk digital yang dijual oleh perusahaan teknologi asal AS seperti Google, Netflix hingga Meta dan Amazon di Indonesia.

Relaksasi TKDN untuk produk-produk AS

Dalam Article 2.2 dalam Section 2 ‘Non-Tariff Barriers and Related Matters’, Indonesia membebaskan perusahaan-perusahaan terhadap kewajiban pemenuhan komponen dalam negeri atau TKDN.

“Indonesia wajib membebaskan perusahaan-perusahaan Amerika Serikat dan barang-barang asal Amerika Serikat dari persyaratan kandungan lokal (TKDN),” bunyi kesepakatan tersebut.



Dengan kesepakatan ini, perusahaan AS bisa memasarkan produk-produk mereka, termasuk produk elektronik ke Indonesia tanpa perlu memiliki sertifikasi TKDN. 

Untuk teknologi misalnya–khususnya smartphone, TKDN yang menjadi salah satu kewajiban yang harus dipenuhi sebelum masuk ke Indonesia. Perangkat seperti smartphone diwajibkan untuk memiliki kandungan TKDN sekitar 35-40 persen.

Namun, dengan kesepakatan ini, perusahaan AS tidak diwajibkan lagi mencapai angka kandungan tersebut untuk bisa menjual perangkat mereka ke Indonesia.