Penjualan Motor di Indonesia Awal Tahun Meroket, Sentuh 577 Ribu Unit
Uzone.id - Industri otomotif roda dua alias motor mengawali tahun 2026 dengan hasil yang positif, tercatat penjualan motor selama Januari kemarin mampu mencapai 577 ribu unit.
Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), distribusi sepeda motor (pabrik ke dealer) mencapai 577.763 unit.
Angka ini meningkat sebesar 25,08 persen dari penjualan bulan sebelumnya, Desember 2025, yang hanya mencapai angka 461.925 unit saja.
Bahkan jika dibandingkan secara year-on-year, penjualan di Januari 2026 masih lebih tinggi 3,12 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2025 kemarin yang mampu mencapai angka 560.301 unit.
Dari segi ekspor motor CBU (Completely Built Up) juga mencatatkan angka yang cukup baik. Di Januari 2026 ini, ekspor motor utuh buatan Indonesia mencapai angka 52.924 unit.
Torehan angka tersebut juga lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya pada Desember 2025. Bahkan bisa dibilang lebih baik dibandingkan semua periode di tahun lalu.
Mengingat di Desember 2025, ekspor motor utuh buatan Indonesia hanya mencapai 41.541 unit saja, artinya terdapat kenaikan 27,4 persen.
Sepanjang tahun 2025, ekspor motor utuh buatan anak bangsa paling banyak terjadi pada bulan Juli 2025 dengan total mencapai 50.042 unit.
Sementara di periode yang sama yakni Januari 2025, jumlah ekspor motor utuh buatan Indonesia lebih kecil lagi dari Januari 2026 yakni hanya 40.878 unit saja.
Dengan adanya capaian positif pada Januari 2026, industri sepeda motor INdonesia mengharapkan tren peningkatan penjualan yang bisa berlanjut hingga akhir tahun.
Terlebih saat ini AISI menetapkan target penjualan motor nasional yang diproyeksikan berada di kisaran 6,45 juta hingga 6,7 juta unit.
Angka ini sedikit lebih tinggi jika dibandingkan realisasi di tahun sebelumnya. Mengingat sepanjang 2025 kemarin, industri motor mampu membukukan distribusi sebesar 6.422.769 unit.