Penjualan Motor Anjlok 23 Persen di Maret 2026, Ini Penyebabnya
Uzone.id - Penjualan sepeda motor mengalami penurunan yang signifikan setelah dua bulan awal tahun 2026. Bahkan bisa dibilang penjualan di Maret 2026 ini terjun hingga puluhan persen, kok bisa?
Berdasarkan data yang dirilis oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), tercatat penjualan sepeda motor di Maret 2026 hanya mencapai 448.974 unit.
Angka ini mengalami penurunan yang drastis hingga 23,5 persen dibandingkan bulan sebelumnya yakni Februari yang mampu mencatatkan penjualan sebesar 587.354 unit.
Jika dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, penjualan motor di Maret 2025 mampu mencapai lebih tinggi yaitu di 541.684. Artinya dibandingkan Maret 2026 penurunannya mencapai 17,12 persen.
Padahal, penjualan di Januari dan Februari 2026 sudah menunjukkan tren awal tahun yang positif. Di Januari sendiri torehan penjualan mencapai 577.763 unit.
Angka penjualan Maret 2026 yang turun signifikan, membuat penjualan motor tahun ini secara total ikutan turun. Tercatat di tiga bulan pertama 2026 penjualannya mencapai 1.614.091 unit.
Meskipun jumlahnya fantastis, namun angka ini mengalami penurunan jika dihitung dari periode yang sama di tahun sebelumnya. Tercatat Januari-Maret 2025 mampu menjual motor mencapai 1.683.262, artinya terdapat penurunan 4,11 persen secara year-on-year.
Padahal sebelum Maret 2026, penjualan motor Indonesia di dua bulan pertama mencatatkan pertumbuhan positif yakni sebesar 2,06 persen.
Sayangnya AISI sudah tidak merilis data mengenai segmen sepeda motor yang lebih diminati. Namun kemungkinan besar di atas 90 persen segmen skutik masih mendominasi.
Sayangnya belum ada keterangan dari pihak AISI mengenai penyebab turunnya penjualan motor di Indonesia per Maret 2026.
Namun diberitakan sebelumnya, Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI, menyampaikan bahwa dampak berantai dari kondisi geopolitik global berpotensi mempengaruhi perekonomian dan pasar motor domestik.
Selain faktor pertumbuhan ekonomi, stabilitas daya beli masyarakat tahun ini juga akan dipengaruhi oleh harga komoditas dan kondisi cuaca.
Dukungan yang solid dari lembaga pembiayaan juga dianggap krusial untuk mendorong realisasi penjualan di pasar sepeda motor domestik.
"Dengan mempertimbangkan berbagai kondisi dan tantangan yang potensial terjadi di tahun ini, kami memproyeksikan pasar sepeda motor domestik akan relatif stabil tahun ini di angka 6,4 juta-6,7 juta unit," katanya.