Automotive

Penjualan Motor Anjlok 11% di November, Sanggup Tembus 6,4 Juta Unit?

Brian Priambudi
Penjualan Motor Anjlok 11% di November, Sanggup Tembus 6,4 Juta Unit?

Uzone.id - Penjualan sepeda motor nasional di pasar domestik mengalami dinamika yang kurang menyenangkan di November 2025. Tercatat penjualan sebelum akhir tahun ini mengalami anjlok sebesar 11 persen.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) secara bulanan penjualan motor domestik menurun sangat signifikan.

Tercatat di November 2025, penjualan motor domestik hanya mencapai 523.591 unit, padahal di Oktober mencapai rekor tertinggi sepanjang tahun yakni di angka 590.362 unit.

Artinya penurunan per November 2025, mencapai 11,31 persen jika dibandingkan Oktober pada tahun yang sama alias month to month.



Sementara jika dibandingkan pada November 2024, angkanya masih berada di taraf positif, mengingat bulan kesebelas di tahun lalu itu hanya mencapai 512.942 unit saja.

Bahkan jika dilihat sepanjang tahun 2025, penjualan November masih terbilang normal karena stabil di atas 500.000 unit per bulannya.

Jika dihitung secara kumulatif, total penjualan dari Januari-November 2025 mencapai 5.950.844 unit, angka ini masih sedikit lebih tinggi dibandingkan periode yang sama di tahun lalu yakni 5.929.830 unit.





Secara presentase, perbandingan year to date dengan tahun lalu masih mengalami kenaikan tipis yakni 0,35 persen saja.

Meskipun pertumbuhannya tipis, namun angka ini menunjukkan kalau pasar sepeda motor di Indonesia masih tergolong stabil dibandingkan tahun lalu.

Sementara itu, AISI memiliki target penjualan motor domestik di 2025 mencapai 6,4 juta sampai 6,5 juta unit. Target ini ditentukan dari capaian penjualan motor di tahun 2024 yang menyentuh 6,3 juta unit.



Dengan capaian 5.950.844 unit di November 2025 dan rata-rata penjualan 500.000 unit per tahun, sepertinya memungkinkan untuk menggapai target yang telah ditentukan.

Sayangnya, laporan terbaru dari AISi tidak menyertakan rincian segmentasi berdasarkan jenis motor lagi. Berbeda dari data sebelumnya yang menyajikan porporsi segmentasi motor yang diminati antara bebek, skutik, dan sport.

Dari data terakhir yang tersedia pada kuartal pertama 2025, segmentasi motor matic masih mendominasi pasar lebih dari 90 persen dari total penjualan nasional.

Sementara untuk segmen motor bebek mengalami penurunan di sekitar 3,37 persen dan motor sport juga tergerus signifikan yakni hanya 2,89 persen saja.