Penjualan Motor Agustus 2025 Masih Stabil, Tembus 4 Juta Unit!
Uzone.id - Penjualan motor di Agustus 2025 masih terbilang stabil dibandingkan bulan sebelumnya meskipun terdapat penurunan, menariknya secara total di tahun 2025 sudah tembus 4 juta unit.
Berdasarkan catatan Asosiasi Industri Sepedamotor indonesia (AISI), penjualan motor secara wholesales mencapai 578.041 unit.
Angka ini mengalami penurunan hingga 1,5 persen dibandingkan bulan Juli 2025 yang mampu mendistribusikan sebanyak 587.048 unit.
Meskipun turun, namun tidak terpaut jauh sehingga bisa dikatakan cukup stabil jika dibandingkan bulan-bulan lalu yang penurunannya lumayan tajam.
Bahkan jika dibandingkan dengan Agustus 2024, distribusi motor di Indonesia justru mengalami peningkatan hingga 0,72 persen, mengingat di periode tersebut angkanya hanya mencapai 573.886 unit saja.
Secara total, di tahun 2025 hingga Agustus penjualan motor di Indonesia sudah mencapai angka 4 juta unit, atau lebih tepatnya 4.269.718 unit.
Jumlah tersebut ternyata masih mengalami penurunan jika dihitung dalam periode yang sama mengalami penurunan 1,71 persen karena di 2024 angkanya mencapai 4.343.781 unit.
Dari sisi ekspor motor utuh di Agustus 2025 mengalami penurunan karena hanya mampu mengkapalkan sebanyak 47.446 unit saja, dibandingkan bulan sebelumnya yang mampu mengkapalkan hingga 50.042 unit.
Pencapaian ekspor motor di bulan Juli 2025 sejauh ini juga menjadi yang paling tinggi sepanjang tahun 2025 ini.
Sementara untuk ekspor motor CKD, juga turun di Agustus 2025 yang hanya mencapai 670.368 komponen saja, dibandingkan Juli 2025 yang mampu mencapai 678.227 komponen.
Begitu juga dari sisi ekspor spare part, di Agustus 2025 hanya mampu mengkapalkan 12.708.339 saja, menurun cukup banyak dari Juli 2025 yang mampu 12.972.706.
Perlu diketahui, tahun 2025 ini AISI menetapkan target panjualan motor minimal 6,4 juta unit, angka ini naik sedikit dibandingkan pencapaian tahun 2024 yang mampu menembus 6.333.310 unit.
Artinya terdapat selisih sekitar 2,1 juta unit bagi industri otomotif sepeda motor Indonesia untuk mencapai angka yang sama dengan tahun lalu, sementara untuk mengejar target artinya terdapat selisih 2,2 juta unit.
Apakah target tersebut bisa terealisasi dengan sisa waktu 4 bulan lagi? Tunggu berita selanjutnya.