Automotive

Penjualan Mobil Honda di Indonesia 2026, Anjlok 43 Persen

Bagja Pratama
Penjualan Mobil Honda di Indonesia 2026, Anjlok 43 Persen

Uzone.id - Honda memang harus berbenah, meski masuk bulan ke lima tahun ini, belum juga terlihat gebrakannya. Penjualannya pun makin mengkhawatirkan, anjlok hampir 50 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Merujuk pada data penjualan yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), dalam setahun terakhir performa jualan Honda memang tengah merosot.



Pada tahun 2025, Honda mendistribusikan 56.500 unit secara wholesales atau turun 40,4 persen dibandingkan torehan tahun 2024. Penjualan retail pun demikian, turun sekitar 30,9 persen menjadi 71.233 unit.

Performa penjualan Honda tahun 2026 juga belum membaik. Honda hanya mengirimkan 15.893 unit ke dealer selama Januari-April 2026, turun 37,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 25.336 unit.

Catatan penjualan retail justru lebih merosot lagi. Selama empat bulan tahun ini, penurunannya nyaris 50 persen. 

Januari-April 2025, penjualan retail Honda masih tembus 29.215 unit. Namun pada periode yang sama tahun ini hanya mencapai 16.516 unit atau turun 43,5 persen.

Bahkan di April 2026, tidak ada satu pun mobil Honda yang masuk ke daftar 10 mobil terlaris, tak terkecuali Honda Brio yang selama ini jadi jagoannya, terlempar dari 10 besar.

Honda Brio yang biasanya jadi langganan papan atas deretan mobil terlaris, hanya terjual sebanyak 1.522 unit sepanjang April 2026. 



Keterpurukan Honda tidak hanya di Indonesia

Keterpurukan Honda tidak hanya terjadi di Indonesia saja. Sejumlah negara dimana mobil-mobil Honda dijual pun mengalami hal yang sama.

Honda nyerah jualan mobil di Korea Selatan (Korsel), padahal pabrikan asal Jepang ini sudah berjualan selama lebih dari dua dekade. Penjualan yang terus lesu jadi alasan utama Honda akhirnya ‘lempar handuk’ di pasar mobil Korea Selatan.

Keputusan untuk cabut dari pasar mobil Korsel ini akan berlaku efektif di penghujung tahun 2026. Meski begitu, lini bisnis sepeda motor Honda dipastikan tetap beroperasi normal.

dikutip dari Reuters, tahun lalu Honda cuma sanggup menjual kurang dari 2.000 unit mobil, anjlok lebih dari 20 persen dibanding tahun sebelumnya. 

Terbaru, penjualan Honda di China juga anjlok. Pada April 2026, penjualan Honda di Negeri Tirai Bambu hanya mencapai 22.595 unit, sebuah penurunan monumental sebesar 48,3% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. 

Tren negatif ini juga tercermin dalam kinerja kumulatif. Sepanjang Januari hingga April, total penjualan hanya mencapai 145.065 unit, turun 28% dibandingkan empat bulan pertama tahun lalu.