Gadget

Pengguna iPhone Sabar, BI Lagi Rayu Apple Soal QRIS Tap

Muhammad Faisal Hadi Putra
Pengguna iPhone Sabar, BI Lagi Rayu Apple Soal QRIS Tap

Uzone.id - Selama ini, kemudahan transaksi pakai QRIS Tap cuma bisa dirasakan oleh pengguna smartphone Android dengan fitur NFC saja. Sementara untuk pengguna iPhone yang jumlahnya tak sedikit di Indonesia, masih belum bisa mencicipi layanan tap-and-go ini.

Kabar baiknya, Bank Indonesia (BI) mendengar keluhan kalian, wahai pengguna iPhone.

Menurut Himawan Kusprianto, Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, pihaknya sedang mencoba mendekati Apple untuk membahas kemungkinan QRIS Tap di iPhone.



"Memang saat ini baru Android ya, jadi kalau iPhone belum bisa nih. Tapi kita sekarang ini, minggu depan kita coba jajaki dengan Apple, mudah-mudahan bisa juga dibuka," ujar Himawan saat pelatihan wartawan di Bukittinggi, dikutip dari Kompas pada Rabu (29/10).

iPhone, kata Himawan, memang sudah dibekali NFC. Tapi masalah utamanya adalah kebijakan Apple yang belum membuka akses NFC tersebut untuk aplikasi pembayaran lokal di Indonesia.

"Kalau kita pakai OVO, handphonenya Apple sebenarnya juga bisa. Artinya, sebenarnya ada NFC-nya. Tapi memang kebijakan internasionalnya Apple belum membuka untuk yang di Indonesia," ungkap Himawan.

Meski masih di tahap penjajakan awal, Himawan optimis Apple akan membuka akses NFC-nya untuk QRIS Tap di Indonesia. Menurutnya, BI akan pamer kesuksesan QRIS yang sudah masif sebagai 'senjata' untuk melobi raksasa Cupertino itu.

"Paling nggak kalau QRIS TAP kita sukses, QRIS juga semakin masif, mungkin bisa juga menjadi inisiatif buat Apple untuk buka. Otherwise kita nanti pindah ke Android semua misalkan, mungkin ada pertimbangan itu," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Dicky Kartikoyono, sudah mengatakan bahwa perlu beberapa waktu agar Apple bisa mengizinkan QRIS Tap berjalan di iOS.



“Apple ini punya kebijakan, mereka tidak langsung membuka akses yang sifatnya memfasilitasi sistem pembayaran. Tidak mungkin kalau tanpa diskusi atau persetujuan dari mereka,” jelasnya, saat awal-awal QRIS Tap meluncur pada 17 Maret lalu.

“Tentunya mereka bersama industri lihat, kalau Indonesia pasarnya besar, apalagi Apple investasi di Indonesia, ya pasti semoga bisa juga digunakan," pungkasnya.

QRIS Tap saat ini sudah diimplementasikan di beberapa layanan, termasuk MRT, Damri JR Connexion, Royaltrans, hingga layanan bus di 12 provinsi. Ke depannya, QRIS Tap akan diperluas ke Transjakarta, LRT, hingga KRL.