Penerus Honda Supra GTR150 Terdaftar di DJKI, Ada Angin Segar Nih!
Uzone.id - Honda Winner R terbaru atau yang dikenal sebagai Supra GTR150 di Indonesia terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) kementerian Hukum dan HAM RI.
Dengan adanya model baru yang terdaftar di DJKI, apakah motor bebek sport tersebut akan mendapatkan update terbaru?
Berdasarkan data yang terdaftar di Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI), Honda Supra GTR150 terdaftar sebagai desain industri pada 21 Oktober 2025.
Dokumen tersebut mencatat Honda Motor Co. Ltd. dengan alamat Tokyo, Jepang, sebagai pemohon desain industri, sementara nama pendesain berasal dari Thailand dengan nama Patipol Khempimook, Sorawit Maliphan, dan Chonlatit Praditschusakul.
Dengan adanya pendaftaran desain industri Honda Supra GTR150 menjadi indikasi kalau motor bebek sport tersebut akan mendapatkan update. Terlebih produk tersebut sudah tak lagi dikembangkan di Indonesia sejak 2019.
Namun sejatinya banyak produk yang terdaftar di Indonesia namun tidak sepenuhnya diluncurkan, melainkan hanya sebagai perlindungan hukum saja di masa mendatang.
Terlebih desain paten yang didaftarkan atas nama Honda Motor Co. Ltd., bukan PT Astra Honda Motor (AHM) yang mana sebagai perusahaan pemegang merek Honda motor di Indonesia.
Perlu diketahui, Honda Supra GTR150 di Indonesia memang berbeda dari negara-negara lain di ASEAN. PT AHM sudah lama tidak memberikan update atas motor bebek sport tersebut, berbeda dengan Thailand, Vietnam, bahkan Malaysia.
Terakhir kali, Vietnam mengembangkan Honda Supra GTR150 atau yang bernama Winner R di sana pada September 2025 kemarin.
Honda Winner R, menjadi penerus Winner X dengan desain yang lebih agresif mengusung gaya sport dari motor besar mereka yakni CBR1000RR-R Fireblade.
Fascia dari Honda Winner R juga serba tajam dan menunjukkan aerodinamika yang praktis, sehingga cocok bagi pecinta kecepatan yang suka modifikasi gaya balap.
Dari segi mesin, Honda Winner R di Vietnam masih mengandalkan kapasitas mesin 150 cc, dengan struktur underbone layaknya motor bebek lainnya.
Menariknya, versi tertinggi dari motor bebek itu mendapatkan tampilan yang sangat kekar terutama dari kaki-kaki yang sudah menggunakan monoshock.
Di pasar Vietnam, motor ayam jago ini dijual dengan harga 50.560.000 dong Vietnam, jika dikonversikan maka setara dengan Rp32,6 jutaan.