Pendiri Spotify Mundur dari Kursi CEO, Imbas Boikot Massal Musisi?
Uzone.id — Di
tengah aksi boikot yang dilakukan ratusan musisi di platformnya, Spotify
mengumumkan perubahan struktur kepemimpinan di perusahaan mereka pada hari
Selasa, (30/09).
Berlaku mulai 1 Januari 2026, Daniel Ek, pendiri sekaligus
CEO Spotify, akan mengundurkan diri sebagai pemimpin perusahaan dan beralih ke
posisi baru sebagai Executive Chairman.
Daniel meninggalkan posisi tersebut selama kurang lebih
menjabat selama 20 tahun. Nah, untuk penggantinya, Daniel menunjuk dua rekannya
yaitu Gustav Söderström dan Alex Norström.
Gustav sendiri sebelumnya jadi Co-President serta Chief Product and Technology Officer dan Alex Norström yang sebelumnya jadi Co-President serta Chief Business Officer.
Perubahan ini dianggap sebagai langkah formal untuk
mengukuhkan pola kerja Spotify sejak 2023, di mana Söderström dan Norström
sudah memimpin strategi serta eksekusi operasional.
Direktur Dewan Spotify, Woody Marshall, menyebut pergantian
ini sudah direncanakan sejak lama dan perusahaan percaya pada kinerja keduanya,
apalagi mereka sudah belasan tahun di Spotify.
"Kami percaya Alex dan Gustav mampu membawa Spotify ke
level selanjutnya. Mereka masing-masing telah bekerja di perusahaan ini selama
lebih dari lima belas tahun dan telah berperan penting dalam mendorong
kesuksesan Spotify untuk memimpin industri kami," katanya dikutip The
Verge.
Dengan posisi barunya, Daniel Ek akan lebih fokus pada alokasi modal, peta jangka panjang Spotify, serta mendampingi tim senior.
“Selama beberapa tahun terakhir, saya sudah menyerahkan
sebagian besar manajemen harian dan arah strategis kepada Alex dan Gustav.
Perubahan ini hanya menyesuaikan status dengan cara kerja yang sudah berjalan,”
kata Daniel.
Ia melanjutkan, “Saya akan fokus pada masa depan jangka
panjang perusahaan dan menjaga hubungan erat antara dewan dengan para co-CEO.”
Terjadi di tengah-tengah kontroversi Spotify
Pergantian ini terjadi di tengah kontroversi yang dilakukan
di Spotify. Ratusan musisi mengumumkan pengunduran dirinya dari platform
Spotify setelah Daniel Ek ketahuan mengucurkan dana investasi hampir USD700
juta untuk perusahaan senjata berbasis AI di Helsing, sebuah perusahaan senjata
yang berbasis di Jerman.
Dalam keterangan dari masing-masing musisi, boikot ini
dilakukan sebagai bentuk protes atas hubungan Daniel Ek yang semakin dekat
dengan industri senjata yang digunakan oleh Israel untuk menyerang Gaza,
Palestina.
Setidaknya 400 musisi dunia telah menandatangani ‘No Music
for Genoside’ dan meninggalkan Spotify sebagai bentuk protes tersebut.
Beberapa musisi tersebut antara lain King Gizzard & the
Lizard Wizard, Xiu Xiu, Leah Senior, David Bridie dan kemungkinan akan masih
terus bertambah.
Tak hanya itu, beberapa musisi juga memutuskan untuk
meninggalkan platform musik khususnya di wilayah Israel sebagai bentuk protes
dan dukungan pada Palestina, musisi besar seperti Paramore dan Dua Lipa menjadi
penyanyi terbaru yang menghapus katalog musik mereka di Spotify Israel.