Pemulihan Internet Pasca Banjir: Aceh 73 Persen, Sumatra 99 Persen
Uzone.id — Pemulihan jaringan
dan infrastruktur internet di wilayah terdampak banjir terus dipercepat.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat sampai saat ini, Jumat,
(19/12), menara BTS yang sudah kembali on air mencapai lebih dari 70 persen di
masing-masing wilayah.
Saat ini, pemulihan BTS di wilayah Sumatra Barat dan Sumatra
Utara sudah ada di angka 99 persen dan tak butuh waktu lama lagi akan secara
full beroperasi normal.
“Hari ini kita ada kenaikan on air (BTS) yang cukup baik, cukup signifikan. Sehingga saya merasa perlu menyampaikan terima kasih kepada teman-teman sekalian,” kata Meutya Hafid, Menteri Komdigi dalam acara acara Posko Siaga Kualitas Layanan Telekomunikasi Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026, Jumat, (19/12).
Saat ini, pemulihan BTS di di Sumatra Barat sudah di atas
98-99 persen. Sementara untuk pemulihan BTS di Sumatra Utara juga sudah berada
di 97-98 persen sehingga diklaim sudah stabil.
“Nah Aceh ini dalam satu hari terakhir (dari 17 Desember-18 Desember), kita melihat ada kenaikan yang cukup tinggi Dari 50-an persen tadi pukul 00:00 ini BTS yang on air sudah di 73,5 persen,” tambah Meutya.
Ia menyampaikan bahwa pemulihan yang cepat ini merupakan hasil kerja sama bersama pemerintah dan teman-teman operator.
“Kita masih akan lihat, nanti kita akan lihat per titiknya kabupaten kota mana yang masih perlu penanganan, kabupaten kota mana yang perlu difokuskan sehingga teman-teman operator juga bukan hanya presentasinya, tapi memprioritaskan kabupaten kota mana yang perlu segera diselesaikan,” tambahnya.
Meutya menambahkan bahwa pemulihan di Aceh saat ini masih menjadi PR bersama, sementara dua provinsi lainnya telah berada di kondisi yang jauh lebih stabil.
"Kita titip nanti tolong fokus ada daerah-daerah memang yang masih berat seperti tadi Bener Meriah, Aceh Tamiang, Gayo Luwes. Untuk angka 73 persen meskipun ini juga kenaikan, tetap harus mencapai 100 persen," tambahnya.
Percepatan pemulihan ini juga terus dikebut menjelang
periode Natal dan Tahun Baru 2026 yang diprediksi akan mengalami peningkatan
trafik hingga 30 persen.
Menghadapi peningkatan trafik tersebut, Komdigi bersama
dengan operator seluler akan berkoordinasi untuk memperkuat jaringan hingga
menghadirkan layanan pemantauan yang siap sedia untuk mengantisipasi resiko
yang ada.
“Layanan juga menjadi fokus Jadi tidak hanya konektivitas,
layanan selama libur Nataru ini juga perlu menjadi fokus teman-teman sekalian
untuk ditingkatkan,” tambah Meutya.
Lebih lanjut, operator seluler juga melakukan berbagai
optimalisasi di titik-titik yang berpotensi menjadi pusat keramaian. Operator
seluler mulai dari XLSmart, Telkomsel dan Indosat Ooredoo Hutchison telah
melakukan optimalisasi jumlah Point of Interest atau POI yang menjadi pusat
liburan selama Natal.