Automotive

Pemudik Wajib Tahu! Jam 09.00–12.00 Paling Rawan Kecelakaan

Brian Priambudi
Pemudik Wajib Tahu! Jam 09.00–12.00 Paling Rawan Kecelakaan

Uzone.id - Jelang musim mudik, pihak kepolisian mencatat jam-jam rawan kecelakaan pada saat musim mudik Lebaran. Informasi ini tentu penting untuk digunakan bagi pemudik yang ingin menggunakan kendaraan pribadi baik motor ataupun mobil.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan beberapa kondisi yang membuat rawan kecelakaan pada momen mudik Lebaran.

Ini diungkapkan dalam rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral terkait kesiapan Operasi Ketupat 2026. Disebutkan dari hasil analisis dan evaluasi kecelakaan (anev laka), kecelakaan paling banyak terjadi pada rentang waktu 09.00 WIB hingga 12.00 WIB.

Berdasarkan data anev laka, pada rentang waktu tersebut kecelakaan mencapai total 532 insiden. Penyebabnya dikarenakan rentang waktu tersebut bertepatan pada aktivitas masyarakat yang meningkat, mulai dari bekerja, perjalanan antar kota, ataupun mobilitas harian.



Selain dari segi waktu, Sigit menyebutkan penyebab kecelakaan paling dominan adalah gagal menjaga jarak aman. Jumlahnya cukup banyak sampai 1.156 kasus.

Kelelahan justru menjadi penyebab kecelakaan nomor dua yang terjadi selama momen mudik Lebaran.

"Jadi, ini mungkin juga disebabkan oleh faktor kecepatan yang bertambah, namun di satu sisi juga kadang kala ada masyarakat yang sudah lelah, mengantuk, namun memaksakan sehingga terjadi kejadian laka," ungkap Sigit.





Menurut Sigit, banyak pemudik yang memaksakan diri berkendara meski kondisinya sudah tidak prima. Ini sering menjadi evaluasi petugas di lapangan untuk terus menggencarkan sosialisasi tentang keselamatan berkendara.

"Ini tentunya menjadi evaluasi untuk di tahun 2026, bagaimana kita terus menggencarkan sosialisasi tentang keselamatan berkendara sehingga kemudian angka laka lantas tersebut bisa kita turunkan," tegasnya.

Perlu diketahui, pada masa mudik Lebaran, Mabes Polri menggelar Operasi Ketupat 2026 selama dua pekan mulai 13 sampai 25 Maret 2026.




Sebanyak 161.243 personel gabungan diturunkan untuk mengamankan 185.608 objek vital seperti masjid, lokasi salat ied, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabihan, bandara, hingga destinasi wisata.

Bukan cuma itu, Polri juga mendirikan 2.746 posko yang terdiri dari posko pengamanan sebanyak 1.624, posko pelayanan sebanyak 779, dan posko terpadu hingga 343.

Polri juga menyediakan layanan penitipan kendaraan di kantor kepolisian terdekat bagi masyarakat yang meninggalkan rumah untuk mudik.