Digilife

Pemilik OnlyFans Leonid Radvinsky, Meninggal Karena Kanker

Brian Priambudi
Pemilik OnlyFans Leonid Radvinsky, Meninggal Karena Kanker

Uzone.id - Kabar yang tak diduga-duga datang dari pemilik platform OnlyFans, Leonid Radvinsky yang meninggal dunia karena kanker. Pemilik platform hiburan dewasa bernilai miliaran dolar ini meninggal dunia di usia 43 tahun.

Dikutip dari Deccan Herald, Radvinsky meninggal dunia karena kanker pada hari Senin (24/3). Juru bicara OnlyFans pun buka suara terkait meninggalnya Radvinsky.

"Kami sangat berduka cita mengumumkan kematian Leo Radvinsky. Leo meninggal dunia dengan tenang setelah berjuang melawan kanker dalam waktu yang lama. Keluarga meminta privasi di masa sulit ini," ujar juru bicara OnlyFans kepada Reuters.

Ternyata Radvinsky sudah lama berjuang melawan kanker ganas, namun diagnosisnya dirahasiakan karena selalu menjaga agar dirinya tidak terlalu menonjol ke publik.



Radvinsky merupakan miliarder asal Ukraina-Amerika yang memegang saham mayoritas sekaligus direktur perusahaan induk OnlyFans, Fenix International.

Lahir di Odesa, Ukraina yang kemudian besar di Chicago, Amerika Serikat. Radvinsky menempuh pendidikan ekonomi di Northwestern University sebelum terjun ke bisnis teknologi dan situs berbasis konten.

Di bawah kepemimpinannya, OnlyFans terbukti berkembang pesat menjadi platform global berbasis langganan yang memungkinkan kreator memperoleh pendapatan langsung dari penggemar.





Popularitas OnlyFans pun meroket saat pandemi Covid-19, hingga dikenal luas sebagai platform konten dewasa, meskipun masih banyak pengguna dengan bentuk kreator lainnya.

Model bisnis seperti inilah yang dinilai mengubah industri konten digital, terutama di sektor hiburan dewasa, dengan sistem bagi hasil di mana kreator memperoleh sebagian besar pendapatan.

Meskipun dikenal sebagai sosok yang tertutup, Leonid Radvinsky memiliki kekayaan miliaran dollar AS.



Menurut data Forbes, kekayaan bersihnya mencapai 4,7 miliar dollar AS atau setara dengan Rp79 triliun sebelum dirinya meninggal dunia.

Sebelum meninggal, Radvinsky juga dilaporkan sempat menjajaki penjualan sebagian saham OnlyFans, dengan valuasi perusahaan yang disebut mencapai miliaran dollar AS.

Dengan tidak adanya Radvinsky, menimbulkan tanda tanya mengenai masa depan kepemilikan dan arah bisnis OnlyFans ke depan.

Mengingat Radvinsky juga menyoroti besarnya pengaruh industri konten digital berbasis langganan, karena saat ini menjadi salah satu sektor penting dalam ekonomi kreator global.