Automotive

Pembuktian Wuling Darion PHEV Bisa Tembus 1.000 KM Tanpa Irit-Iritan

Brian Priambudi
Pembuktian Wuling Darion PHEV Bisa Tembus 1.000 KM Tanpa Irit-Iritan

Uzone.id - Wuling Darion Plug-in Hybrid punya kemampuan yang luar biasa karena bisa menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer tanpa isi ulang bensin. Kali ini Uzone.id ingin membuktikan kalau mobil keluarga yang satu ini bisa menembus jarak 1.000 kilometer lebih tanpa berkendara irit-iritan.

Sebenarnya ini sudah dibuktikan lewat Wuling Darion Plug-in Hybrid Media Drive yang diikuti Uzone.id dalam perjalanan dari Bali menuju Jakarta beberapa bulan lalu. Namun kala itu, kami menggunakan gaya berkendara yang irit-iritan sampai membatasi kecepatan hingga 60 km/jam.

Artinya pada pembuktian kali ini sedikit berbeda, karena pada pengetesan Wuling Darion Plug-in Hybrid lebih dari 1.000 kilometer yang kami lakukan, tidak menggunakan gaya berkendara irit-iritan. Mobil keluarga ini kami gunakan se-normal mungkin, tanpa memikirkan batas kecepatan untuk efisiensi bensin.



Perjalanan dimulai dari Kantor Uzone.id di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan. Namun karena kondisi bensin dan baterai belum penuh, maka kami bawa terlebih dahulu hingga rest area KM 57 untuk pengisian bensin dan baterai.

Setelah melakukan pengisian baterai dan bensin di SPKLU di rest area KM 57, barulah trip meter kami reset dan perjalanan pembuktian Wuling Darion Plug-in Hybrid lebih dari 1.000 kilometer kami mulai.





Menuju Semarang-Solo

Berangkat dari rest area KM 57, Wuling Darion Plug-in Hybrid sudah kami atur untuk menggunakan mode berkendara STD, energy recovery STD, dan juga mode energy Hybrid. Pilihan ini kami setel agar membuat penggunaan mobil keluarga ini se-normal mungkin dan bisa kami andalkan untuk performanya.

Selama perjalanan menuju Semarang, Wuling Darion Plug-in Hybrid kami geber hingga mencapai kecepatan rata-rata di 100-120 km/jam. Kecepatan ini dirasa yang paling banyak digunakan pengendara ketika keluar kota dan terasa cukup untuk mengejar waktu agar tidak terlalu lama berada di jalan.

Sesampainya di Semarang, tepatnya di Masjid Agung Jawa Tengah, Wuling Darion Plug-in Hybrid yang kami gunakan sudah menempuh jarak lebih kurangnya 380 kilometer. Kalau dari kondisi mobilnya sendiri, jarak baterai masih tersisa sekitar 78 kilometer dan bensinnya masih menyisakan 648 kilometer.



Jika digabung, Wuling Darion Plug-in Hybrid ini masih mampu menembus jarak tempuh hingga 726 kilometer. Meskipun tersisa banyak, namun perjalanan masih jauh karena kami masih harus menuju Kota Solo dan kembali ke Jakarta keesokan harinya.

Sesampainya di Kota Solo, kami langsung istirahat untuk melanjutkan aktivitas ke berbagai wisata religi dan wisata heritage keesokan harinya. Selama beraktivitas di sini, Wuling Darion Plug-in Hybrid masih kami setel dalam mode berkendara STD, energy recovery STD, dan juga mode energy Hybrid.

Meski disetel sedemikian rupa, saat Wuling Darion Plug-in Hybrid di dalam kota terasa motor listrik yang lebih banyak bekerja. Ini dikarenakan pilihan mode berkendara Hybrid, di mana ketika tidak butuh banyak tenaga maka daya dari baterai yang digunakan untuk menggerakkan motor listriknya.





Wisata Religi dan Heritage di Kota Solo

Di pagi hari, kami mencatat Wuling Darion Plug-in Hybrid trip meternya bertambah menjadi 475,3 kilometer setelah digunakan dari Semarang menuju Solo. Kondisi mobil juga relatif aman dengan baterai yang masih bisa menempuh 79 kilometer dan bensin yang bisa mencapai 517 kilometer. Kalau keduanya digabung, maka total jarak yang masih bisa ditempuh Darion Plug-in Hybrid ini mencapai 596 kilometer lagi.

Sisa kilometer yang tersisa tidak langsung kami gunakan untuk pulang ke Jakarta, tapi kami gunakan juga untuk mengunjungi beberapa wisata religi seperti Masjid Mohammed Bin Zayed di Kota Solo untuk beribadah salat dzuhur.

Ketika waktu menjelang buka puasa, kami pun sempat menuju Alun-Alun Kidul Surakarta di Kota Solo untuk mencari takjil. Lokasi ini cukup ikonik karena masih berada di wilayah Keraton Surakarta yang menyajikan bangunan unik serta kental akan sejarahnya.





Pulang ke Jakarta

Setelah puas menjelajahi Kota Solo seharian penuh, barulah kami berangkat untuk pulang menuju Jakarta. Saat berangkat, Wuling Darion Plug-in Hybrid menunjukkan sudah mencapai jarak tempuh 502,9 kilometer. Sementara untuk baterainya masih tersisa jarak 58 kilometer dan bensin masih memiliki sisa 517 kilometer, yang kalau digabung bisa mencapai 575 kilometer.

Jarak dari Kota Solo menuju ke Jakarta, diperkirakan mencapai 527 kilometer artinya masih surplus sekitar 50 kilometer untuk sampai di kantor Uzone.id. Karena kondisi yang cukup mepet, kami pun menggunakan Wuling Darion Plug-in Hybrid dengan berhati-hati dengan kecepatan ditahan konstan di 100 km/jam saja.



Nah menjelang 1.000 kilometer, atau tepatnya perjalanan sudah menyentuh 901,2 kilometer. Tiba-tiba indikator bensin sudah merah dan tidak lagi menunjukkan sisa jarak tempuh.

Namun jika diteliti, fuel meter masih menunjukkan adanya sisa bensin yang tersisa. Mesinnya pun masih bekerja, karena di mode berkendara masih menunjukkan sistem hybrid yang masih digunakan.

Saat kondisi ini terjadi, baterai menunjukkan masih berada di atas 70 persen dengan jarak tempuh sekitar 84 kilometer.





Pada saat target 1.000 kilometer tercapai, kondisi fuel meter masih sama namun sudah tidak menyisakan indikator bensin sedikitpun. Untungnya baterai masih tersisa sekitar 85 kilometer yang membuat kami pede untuk sampai kantor di Pancoran, Jakarta Selatan.

Target 1.000 kilometer pun tercapai ketika kami masih di jalan tol, tepatnya di Jalan Tol Layang MBZ sekitar KM 19.

Sesampainya di kantor Uzone.id, tercatat trip meter Wuling Darion Plug-in Hybrid sudah mencapai total 1023,4 kilometer. Sementara bensinnya 0 kilometer dengan kondisi baterai masih bisa mencapai 82 kilometer.



Artinya baterai enggak berkurang dari saat target tercapai di Jalan Tol Layang MBZ jadi masih banyak dan bisa dipakai lagi. Konsumsi rata-rata bahan bakar selama perjalanan tercatat mencapai 4,8 liter per 100 kilometer atau setara 20,8 km/liter.

Kesimpulannya, menggunakan Wuling Darion Plug-in Hybrid untuk mudik tentu menjadi pilihan cerdas, karena cukup satu kali isi bensin dan mengisi daya baterai sampai penuh, bisa digunakan untuk perjalanan pulang pergi.

Jika kampung halaman kalian lebih jauh dari Solo atau Jawa Tengah, tentu butuh mengisi bensin atau baterai kembali. Meski demikian, secara value mobil ini punya nilai yang tinggi karena bisa menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer tanpa mengisi bensin atau baterai sedikitpun.