Pelatihan BROAD Sukses Digelar, Bekal Hadapi Masa Depan Digital RI
Uzone.id — Pelatihan BerAKHLAK
Orientation and Beyond (BROAD) Ditjen Infrastruktur Digital Kementerian Komdigi batch ke-2 sudah resmi ditutup pada hari ini, Sabtu, (25/04) setelah kurang lebih
berlangsung selama satu minggu.
Pelatihan ini diikuti oleh 70 ASN dari Ditjen Infradigi yang tersebar dari seluruh Indonesia untuk mengikuti berbagai pelatihan, mulai dari kedisiplinan, mentalitas hingga survival di lingkungan Pusdik Komlek TNI AD hingga pelatihan lainnya seperti Working With Meaning, Purpose and Mental Health dan juga Digital Mindset bersama pemateri di Telkom Corporate University.
Dalam sambutannya, Syamsul Huda selaku Kepala Balai Monitor SFR Kelas 1 Bandung memberi pesan pada para peserta memiliki tanggung jawab besar untuk mengubah wilayah-wilayah 3T (Tertinggal, Terluar, Terdepan) menjadi T3 yaitu Terhubung, Tumbuh dan juga Terjaga.
“Sebagai civitas Infradigi, kita punya sumber daya baik di
laut, di darat hingga udara berupa frekuensi. Ini adalah sumber daya yang
mengubah, yang membawa Infradigi dalam satukan negeri. Ini adalah peran kita
menjadikan 3T menjadi T3,” tuturnya.
Sementara itu, Reza Adhitya Boer selaku Ketua Tim SDM dan
Organisasi Setditjen Infradigi mengatakan bahwa pelatihan ini menjadi sebuah
awal perjalanan bagi para peserta agar lebih profesional solid dan juga siap
membawa Indonesia menjadi masyarakat yang lebih maju.
“Perjalanan ini bukan akhir, ini sebagai titik awal. Saya juga ingin mengingat bahwa jangan hanya kerja saja, tapi kita juga harus bisa mengembangkan inovasi,” tambahnya.
Faisal Yusuf, selaku Direktur Bisnis Metranet turut
menyampaikan bahwa pengalaman yang didapat selama pelatihan kemarin menjadi
bekal untuk menghadapi tantangan di masa depan, khususnya di tengah pesatnya pertumbuhan teknologi saat ini.
“Proses ini menjadi bekal yang sangat sepadan untuk
menghadapi tantangan yang jauh lebih berat nantinya,” tuturnya.
Hal ini sejalan dengan pesan yang disampaikan oleh Dirjen Infradigi, Wayan
Toni Supriyanto dalam acara pembukaan kemarin, dimana pelatihan ini juga menjadi
proses dalam membentuk mental dan juga pola pikir para ASN Infradigi untuk
menghadapi dan memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia di tengah pesatnya
digitalisasi saat ini.