Pasca Ribuan Aplikasi Error, Layanan AWS Kembali Normal
Uzone.id – Layanan cloud
Amazon atau Amazon Web Services (AWS) kembali beroperasi normal pada Senin sore
waktu AS atau sekitar Selasa dini hari (21/10) waktu Indonesia.
Hal ini terjadi setelah gangguan internet yang menyebabkan
kekacauan global di ribuan situs web, termasuk beberapa aplikasi web paling
populer seperti Snapchat, Roblox, Canva hingga Reddit.
Menurut laporan, layanan dan situs web yang terkena gangguan mencapai ratusan, termasuk aplikasi-aplikasi terkenal. Di Indonesia, beberapa aplikasi seperti Canva, Roblox, OpenAI hingga Zoom dilaporkan mengalami gangguan akibat jaringan AWS ini.
Namun, belum sepenuhnya normal, Amazon mengatakan bahwa
beberapa layanan AWS masih memiliki beberapa data atau pesan menumpuk yang
perlu diproses dalam beberapa jam.
"Semua layanan AWS telah kembali beroperasi normal.
Beberapa layanan seperti AWS Config, Redshift, dan Connect masih memiliki
tumpukan pesan yang akan diproses dalam beberapa jam kedepan,” kata AWS dikutip
dari Bloomberg, Selasa, (21/10).
Sementara itu, Amazon tidak memberikan penjelasan lebih
lanjut mengenai alasan utama pusat data mereka mengalami gangguan.
Namun, mereka sempat menjelaskan bahwa masalah tersebut
berasal dari sistem Domain Name System (DNS), yang mencegah aplikasi menemukan
alamat yang benar untuk AWS DynamoDB API.
Masalah tersebut, menurut AWS, berasal dari dalam
"jaringan internal EC2," layanan "Elastic Compute Cloud"
Amazon, yang menyediakan kapasitas cloud on-demand di dalam AWS.
AWS sendiri menghosting aplikasi dan proses komputasi untuk perusahaan di seluruh dunia, dan gangguan tersebut membuat pekerja dari London hingga Tokyo tidak dapat mengakses internet dan menghentikan aktivitas sehari-hari mereka, termasuk mengubah tiket pesawat.
Gangguan ini menjadi gangguan internet terbesar sejak
insiden CrowdStrike tahun lalu yang menyebabkan sistem teknologi di rumah
sakit, bank, hingga bandara lumpuh di seluruh dunia.
Bukan kali pertama, ini menjadi gangguan kali ketiga dalam
lima tahun terakhir yang terjadi di kluster AWS di Virginia Utara, yang dikenal
sebagai US-EAST-1.