Pasca Gempa NTT, AHM Perkuat Layanan Kesehatan hingga Tanam Mangrove
Highlight Artikel
- AHM dan Yayasan AHM sigap memberikan dukungan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak Agustus.
- Dukungan utama AHM meliputi penguatan prasarana pelayanan kesehatan di UPTD Puskesmas Warsawe, Kabupaten Manggarai Barat, yang dapat melayani lebih dari 7.200 warga.
- Langkah pemulihan layanan kesehatan akan dilanjutkan melalui revitalisasi empat Posyandu di Kabupaten Nagekeo untuk layanan kesehatan dasar.
- Selain itu, Yayasan AHM juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan dengan menanam 10.000 bibit mangrove jenis Rhizophora stylosa di Taman Nasional Komodo.
Uzone.id – PT Astra Honda Motor (AHM) secara sigap memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi sejak Agustus di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui berbagai rangkaian bantuan kemanusiaan.
Berkolaborasi dengan pemerintah, AHM memperkuat salah satu fondasi utama pemulihan yaitu prasarana pelayanan kesehatan di UPTD Puskesmas Warsawe, Kabupaten Manggarai Barat (3/10).
Selain dukungan di bidang kesehatan dari AHM, kontribusi Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) di NTT juga hadir melalui upaya menjaga pelestarian lingkungan di wilayah habitat komodo dalam kawasan Taman Nasional Komodo.
Melalui berbagai dukungan prasarana kesehatan yang diberikan AHM, lebih dari 7.200 orang warga dari desa sekitar puskesmas Warsawe dapat kembali merasakan layanan kesehatan secara optimal pasca bencana.
Dukungan tersebut berupa prasarana dan peralatan penunjang pelayanan untuk mendukung kembali layanan kesehatan primer, mulai dari rawat jalan, persalinan, hingga pelayanan gawat darurat bagi masyarakat di wilayah pelayanan puskesmas.
Berbagai dukungan yang diberikan di antaranya fasilitas penunjang listrik, ketersediaan air bersih, serta perangkat pendukung pelayanan kesehatan.
Kepala UPTD Puskesmas Warsawe, Yohanes G. Floriani, menyampaikan bahwa pemulihan fasilitas pelayanan kesehatan pascabencana merupakan prioritas utama yang dapat memberikan kekuatan bagi masyarakat untuk bangkit kembali.
“Dukungan dari AHM sangat berarti bagi seluruh warga desa serta memberikan ketenangan, harapan, dan keyakinan bahwa mereka tidak menghadapi situasi ini sendirian,” ungkap Yohanes G. Floriani, dalam keterangan resminya.
Pemulihan layanan kesehatan juga akan dilanjutkan melalui revitalisasi empat Posyandu di Kabupaten Nagekeo yang berada di Pulau Flores, NTT.
Revitalisasi ini dibutuhkan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan dasar secara optimal, khususnya pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita, kesehatan ibu hamil dan menyusui, imunisasi, hingga pemantauan kesehatan remaja dan lansia.
Langkah pemulihan ini melanjutkan kehadiran AHM dalam mendampingi masyarakat sejak masa tanggap darurat pasca gempa yang melanda NTT pada bulan Agustus hingga awal Oktober.
Yayasan AHM bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyalurkan bantuan kebutuhan dasar secara bertahap berupa sembako, selimut, obat-obatan, dan vitamin kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Manggarai dan Sikka (17-19/8).
General Manager Corporate Communication AHM Rina Listiani mengatakan pemulihan pasca bencana membutuhkan dukungan secara bertahap dan berkelanjutan agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas produktifnya sehari-hari.
“Kami berharap dengan adanya fasilitas kesehatan yang memadai, masyarakat memiliki fondasi kuat untuk kembali beraktivitas, bekerja, dan memulihkan mobilitas produktif mereka,” ujar Rina.
Perkuat Ekosistem Pesisir
Melengkapi kepedulian dalam pemulihan sosial, kesehatan, dan lingkungan di NTT, Yayasan AHM memperkuat ekosistem pesisir melalui penanaman 10.000 bibit mangrove jenis Rhizophora stylosa di Loh Sebita, Taman Nasional Komodo (5/10).
Penanaman ini menjadi bagian dari upaya rehabilitasi ekosistem pesisir di kawasan Pulau Komodo.
Kegiatan ini melibatkan kolaborasi dengan Balai Taman Nasional Komodo; Kantor Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT; Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat.
Juga Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan; Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Manggarai Barat;
Dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kabupaten Manggarai Barat; SMP Negeri 4 Satap Pulau Komodo; SMK Negeri Restorasi Pulau Komodo; serta masyarakat sekitar.
FAQ Artikel
Q1: Siapa yang memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di NTT?
A1: Dukungan diberikan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) dan Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM).
Q2: Apa bentuk dukungan utama AHM di bidang kesehatan di NTT?
A2: AHM memperkuat prasarana pelayanan kesehatan di UPTD Puskesmas Warsawe, Kabupaten Manggarai Barat, dan akan merevitalisasi empat Posyandu di Kabupaten Nagekeo.
Q3: Berapa banyak warga yang mendapatkan manfaat dari pemulihan layanan kesehatan di Puskesmas Warsawe?
A3: Lebih dari 7.200 orang warga dari desa sekitar Puskesmas Warsawe dapat kembali merasakan layanan kesehatan secara optimal.
Q4: Selain di bidang kesehatan, kontribusi apa yang diberikan Yayasan AHM di NTT?
A4: Yayasan AHM juga menjaga pelestarian lingkungan dengan menanam 10.000 bibit mangrove jenis Rhizophora stylosa di Loh Sebita, Taman Nasional Komodo.
Q5: Kapan bantuan awal kebutuhan dasar disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa di NTT?
A5: Yayasan AHM bersama BPBD setempat menyalurkan bantuan kebutuhan dasar secara bertahap pada 17-19 Agustus di Kabupaten Manggarai dan Sikka.