Automotive

Pajak Kendaraan Mahal, Toyota Global Akui Penjualan RI Merosot

Bagja Pratama
Pajak Kendaraan Mahal, Toyota Global Akui Penjualan RI Merosot

Uzone.id - Toyota global merilis capaian penjualannya di seluruh dunia, termasuk Indonesia. nama Indonesia disorot karena jadi salah satu pasar penting, namun punya catatan tersendiri.

Penjualan Toyota di Asia pada 2025 lalu menyentuh 3.285.605 unit. Angka ini naik dibandingkan tahun sebelumnya mencapai 3.214.633 unit.



Penjualan Toyota di Indonesia secara umum mengalami penurunan di tahun 2025. Salah satu penyebabnya, karena mahalnya pajak kendaraan dan ketatnya aturan leasing.

Pabrikan melaporkan data penjualan (termasuk Lexus) mencapai 260.446 unit atau minus 12,2 persen, turun dari sebelumnya 296.546 unit. Indonesia menjadi negara ketiga kontribusi penjualan Toyota di Asia selama 2025.

Toyota menyebut penjualan menurun di Indonesia dibandingkan tahun lalu (year-on-year) dikarenakan kondisi lingkungan pasar yang terus menantang. 

Faktornya disebabkan oleh pengetatan seleksi pinjaman, dan pengenalan pajak tambahan.

Di level Asia, Indonesia kalah dari China yang menjual 1.780.396 unit dan India 351.412 unit.

Meski begitu, di level Asia Tenggara, Indonesia masih juaranya. Thailand menempel ketat di posisi dua dengan raihan 230.038 unit, selanjutnya Filipina 229.447 unit, Malaysia 102.417 unit, dan Vietnam 74.206 unit.

Dalam laporan yang sama, Toyota masih mengukuhkan posisinya sebagai raja otomotif dunia. Pabrikan mobil asal Jepang itu menjual lebih dari 11 juta unit kendaraan sepanjang tahun 2025.



Berdasarkan data penjualan yang dirilis Toyota Motor Corporation, Toyota menjual total 11,3 juta unit kendaraan sepanjang tahun lalu. Penjualan itu terdiri dari merek mobil Toyota, Daihatsu dan Hino.

Merek Toyota sendiri mencatatkan penjualan sebanyak 10.536.807 unit. Angka itu naik 3,7 persen dibanding tahun sebelumnya.