Digilife

Pajak Digital RI Sentuh Rp44,5 T, Siapa Penyumbang Terbesarnya?

Vina Insyani
Pajak Digital RI Sentuh Rp44,5 T, Siapa Penyumbang Terbesarnya?

Uzone.idMenjelang akhir tahun 2025, Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pajak mengumumkan bahwa pajak ekonomi digital Indonesia menyentuh angka Rp44,55 triliun per November 2025 lalu.

Pendapatan pajak ini berasal dari pungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari beberapa sumber, seperti Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE), fintech dan juga aset kripto.

PMSE menyumbang angka yang paling besar dibandingkan dengan yang lainnya, yaitu sebesar Rp34,54 triliun.




Bagi yang belum tahu, PMSE sendiri adalah platform yang menjual produk atau layanan digital, baik itu lokal maupun luar negeri ke konsumen di Indonesia. Salah satu contohnya adalah e-commerce seperti TikTok Shop, Shopee hingga Tokopedia. 

Gak hanya itu, Netflix, Spotify hingga yang paling baru yaitu OpenAI (dengan produknya ChatGPT) masuk dalam kategori ini juga.

Selain itu, pajak atas aset kripto tercatat mencapai Rp1,81 triliun, lalu disusul oleh pajak pembiayaan daring atau fintech peer-to-peer lending sebesar Rp4,27 triliun, serta pajak yang dipungut pihak lain melalui Sistem Informasi Pengadaan Pemerintah (Pajak SIPP) Rp3,94 triliun.

Untuk platform digital, PPN ini ditagih saat konsumen membeli produk atau jasa seperti berlangganan paket streaming atau langganan lagu. 




OpenAI menjadi platform terbaru yang ditunjuk sebagai penagih PPN oleh Dirjen Pajak karena sudah hadir dengan layanan berbayar yaitu ChatGPT Go, Plus dan Pro.

Besarnya angka PPN tersebut menjadi cermin bahwa ekonomi digital di Indonesia semakin berkontribusi dalam pendapatan negara. Hal ini pun disampaikan oleh Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak, Rosmauli.

“Realisasi penerimaan pajak digital yang mencapai Rp 44,55 triliun mencerminkan semakin besarnya kontribusi ekonomi digital terhadap penerimaan negara,” ujar Rosmauli dalam keterangan resmi yang dikutip dari berbagai sumber, Senin (29/12/2025).