Pabrik VinFast di Subang Didemo Warga soal Serapan Tenaga kerja
Uzone.id - Tak lama setelah resmi beroperasi, pabrik VinFast di Subang, Jawa barat, dilaporkan didemo oleh warga lokal (warlok) yang menuntut jatah untuk serapan tenaga kerja. Apa kata VinFast terkait kejadian ini?
Demo warlok di pabrik VinFast terekam pada sebuah video yang tersebar di media sosial. Terlihat sejumlah orang yang mengaku sebagai warga lokal mendatangi area pabrik.
Warga yang demo mendesak agar manajemen di VinFast lebih memprioritaskan masyarakat sekitar untuk mengisi posisi pekerja di fasilitas produksi mobil listrik tersebut.
Kariyanto Hardjosoemarto selaku CEO VinFast Indonesia memberikan tanggapan terkait isu tenaga kerja yang sedang memanas ini.
Kariyanto mengaku perusahaan asal Vietnam itu berencana melakukan transfer teknologi agar masyarakat sekitar mampu bersaing di industri kendaraan listrik.
"Secara penyerapan tenaga kerja tentu kita prioritaskan lokal baik dari masyarakat Subang pada khususnya dan warga Jawa Barat pada umumnya," ujar Kariyanto dikutip oleh Uzone.id.
Sejauh ini, Kariyanto hanya memberikan jawaban singkat terkait isu ketenaga kerjaan di pabrik VinFast di Indonesia. Belum ada keterangan resmi yang lebih lanjut dari pihak pabrikan hingga saat ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, peresmian pabrik VinFast di akhir tahun ini merupakan fase pertama dengan nilai investasi sebesar 300 juta USD atau lebih kurangnya Rp4,8 triliun.
Dengan investasi tersebut, VinFast mampu membangun pabrik dengan kapasitas produksi yang telah terpasang sebanyak 50 ribu unit per tahun.
VinFast juga berkomitmen untuk mengembangkan pabriknya ke fase berikutnya. Total komitmen hingga selesai seluruh lahan ini terutilisasi mencapai 1 juta USD, atau setara Rp16 triliun.
"Jika keseluruhan fase telah dikembangkan untuk produksi mobil, bisa meningkat kapasitasnya, dari 50 ribu hingga menjadi 350 ribu unit per tahun," jelas Kariyanto.
Mengenai model yang akan diproduksi pada tahap awal ini di antaranya VF3, VF5, VF6, VF7, dan MPV Limo Green yang diprediksi bakal resmi dijual pada Maret 2026 nanti.
VinFast juga berencana untuk dapat bermain di industri motor listrik Indonesia, sehingga tak menutup kemungkinan ke depannya pabrik di Subang, Jawa Barat, juga akan difungsikan sebagai basis produksi roda dua listrik di masa mendatang.