Gadget

Pabrik AirTag Apple di Batam Sudah Beroperasi, Mulai Ekspor ke AS

Vina Insyani
Pabrik AirTag  Apple di Batam Sudah Beroperasi, Mulai Ekspor ke AS

Uzone.id — Pabrik AirTag yang dibangun di Batam, Kepulauan Riau dilaporkan sudah mulai beroperasi bahkan sudah mulai mengekspor produk-produknya ke negara lain. Hal ini disampaikan oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di sela-sela kunjungannya ke Apple Academy Developer di Jakarta, Selasa, (21/04).

“Sudah-sudah jalan (beroperasi), saya diundang tapi saya belum ada waktu. Sudah-sudah,” kata Agus kepada awak media.

Agus melanjutkan bahwa pabrik tersebut sudah mulai mengirimkan produk-produk tersebut ke Amerika Serikat.

“Sudah mulai ekspor juga. Sudah mulai ekspor ke Amerika,” tambahnya.



Sayangnya, Agus mengatakan bahwa dirinya belum berkesempatan untuk mengunjungi secara langsung pabrik AirTag yang dibangun pada 2024 lalu tersebut.

Kehadiran pabrik AirTag Apple di Batam ini merupakan bagian dari kesepakatan Apple dengan Pemerintah Indonesia sebagai bagian dari komitmen investasi mereka di Tanah Air.

Pabrik AirTag ini diharapkan dapat menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja dan mampu menyuplai 20 persen dari total produksi AirTag secara global. Hanya saja, sumber Bloomberg tidak merinci berapa lama waktu yang diperlukan untuk mencapai target produksi tersebut.

Bukan tanpa alasan kenapa Apple memilih Batam sebagai lokasi pabrik AirTag yang baru. Lokasinya dinilai strategis, hanya 45 menit perjalanan feri dari Singapura.



Selain itu, Batam juga termasuk dalam zona perdagangan bebas yang memberikan insentif berupa pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) dan bea masuk bagi perusahaan yang beroperasi di sana.

“Pabrik tersebut nantinya akan menyumbang 20 persen ​​dari produksi global AirTag—perangkat yang memungkinkan pengguna melacak barang bawaan, hewan peliharaan, atau barang milik lainnya,” kata sumber yang mengetahui kabar ini beberapa waktu lalu.