OpenAI Rilis Browser ‘ChatGPT Atlas’, Ini Keunggulannya
Uzone.id — OpenAI akhirnya
resmi merilis browser AI buatan mereka sendiri untuk menyaingi Google Chrome.
Mesin pencarian bernama ChatGPT Atlas ini diumumkan pada Selasa, (21/10) lalu
dan sudah bisa dicoba untuk pengguna macOS.
“Hari ini kami memperkenalkan ChatGPT Atlas, sebuah mesin
pencarian baru yang dirancang menggunakan ChatGPT sebagai intinya,” kata
perwakilan OpenAI dalam situs resminya, dikutip Kamis, (23/10).
Lebih menariknya, ChatGPT Atlas hadir secara cuma-cuma alias gratis untuk semua pengguna, baik itu pengguna paket Free, Plus, Pro dan Go. Sementara itu, versi beta-nya juga sudah bisa digunakan untuk pengguna paket Business, Enterprise, dan Edu.
Meski saat ini baru tersedia untuk pengguna perangkat macOS,
OpenAI menyebut kalau nantinya aplikasi ChatGPT Atlas ini akan tersedia untuk
pengguna Windows, Android hingga iOS.
Para pengguna macOS sudah bisa mendownload ChatGPT Atlas di situs ini dan memindahkan
bookmarks, passwords, dan histori browsing mereka dari browser yang saat ini
digunakan.
Agar bisa menyaingi raksasa browser saat ini yaitu Google Chrome, OpenAI menghadirkan fitur-fitur unggulan, salah satunya fitur ‘agent mode’, dimana ChatGPT bisa melakukan berbagai tugas dalam satu jendela, seperti mencari topik, merencanakan acara, membandingkan produk, dan lainnya.
Tak hanya itu, mesin pencari ini juga memiliki kemampuan
untuk mengingat konteks pencarian dan percakapan sebelumnya. Tapi, pengguna
bisa memiliki kendali untuk mengatur memori-memori ini sehingga bisa melihat,
mengedit dan menghapusnya kapanpun mereka mau.
Berikut beberapa fitur-fitur dan keunggulan yang tersedia
dalam browser milik OpenAI, ChatGPT Atlas.
Ada ChatGPT di semua tab
Karena berbasis ChatGPT, setiap tab baru yang digunakan oleh
pengguna sudah tersambung dengan ChatGPT sehingga mereka bisa langsung
berbincang dengan chatbot AI ini tanpa harus masuk ke situs resmi mereka.
“Tanyakan sebuah pertanyaan atau masuk ke link URL untuk
melihat hasil yang lebih cepat dan lebih berguna. Untuk menjelajah ke tipe yang
lebih spesifik di luar obrolan, pilih dari tab untuk tautan pencarian, gambar,
video, dan berita (jika tersedia),” tulis OpenAI.
Nantinya, kalian akan mendapatkan tab untuk berbincang,
mencari informasi, membuat gambar dan video langsung dari tab awal kalian
dengan integrasi ChatGPT sepenuhnya.
Agent Mode
Salah satu yang diunggulkan dalam browser ini adalah Agent
Mode. Dilihat dari versi pratinjau-nya, fitur ini diklaim melampaui fungsi
obrolan. Mode ini dapat melakukan riset, merencanakan, memesan sesuatu,
merangkum dokumen, atau bahkan mengelola alur kerja di antara tab secara
otomatis.
Paham Konteks
Seperti yang disampaikan sebelumnya, ChatGPT Atlas ini
dibuat untuk memahami konteks obrolan dan pencarian pengguna.
Atlas akan memahami halaman web yang sedang dibuka, tab yang
terbuka, dan bahkan memahami status login pengguna (tentunya dengan izin
sebelumnya), mirip-mirip dengan pengalaman pengguna saat menggunakan ChatGPT.
OpenAI juga mengklaim bahwa dengan Atlas, pengguna akan mendapatkan respons
yang lebih relevan dan personal saat melakukan riset, berbelanja, atau menulis.
Membantu dalam menulis dan menyusun dokumen
Mirip dengan integrasi Gemini AI ke Google Workspace, Atlas
bisa digunakan untuk membantu tugas-tugas yang berkaitan dengan penulisan,
seperti membalas email, mengedit Google Docs, mengedit dokumen lamaran
pekerjaan, menyempurnakan isi teks dan lainnya.
Bisa mengingat halaman
Selain memahami konteks, Altas juga dirancang untuk
mengingat dan memiliki memori pencarian. Saat diaktifkan, memori browser
memungkinkan Atlas dalam mengingat halaman yang telah dikunjungi, tugas yang
telah dimulai, atau ide-ide yang sudah pernah dijelajahi, layaknya asisten
sungguhan.
Sederhananya, OpenAI mengklaim dengan teknologi ini,
pengguna tidak perlu lagi membuka banyak tab secara bersamaan. Dengan ChatGPT
Atlas, kalian dapat mengakses kembali halaman-halaman tersebut kapanpun. Kalian
juga bisa mengedit, melihat, atau menghapus memori kapan saja.
Bahasa yang lebih natural
Salah satu keunggulannya, kalian tidak perlu lagi khawatir tentang bookmark dan pengelola tab karena kalian hanya perlu meminta mereka membuka tab atau situs yang pernah dikunjungi dengan bahasa yang lebih natural.
Cukup tulis perintah seperti “buka kembali situs perjalanan
dari kemarin” atau “tutup tab resep saya,” dan Atlas akan melakukannya. Kontrol
bahasa alami ini diklaim bisa membuat pengguna jadi lebih produktif dengan
gangguan alur kerja yang lebih sedikit.
Meski begitu, Atlas sendiri memberikan kontrol penuh pada
pengguna. Kembali lagi, pengguna bisa mengaktifkan atau menonaktifkan memori,
mode penyamaran penuh, pengaturan orang tua, dan transparansi mengenai apa yang
disimpan.