OpenAI Luncurkan ChatGPT Health, Bisa Konsultasi Ala Dokter?
Uzone.id — OpenAI
resmi meluncurkan ChatGPT Health, sebuah fitur kesehatan khusus di dalam
platform chatbot mereka untuk menghubungkan pengguna dengan asisten AI yang
dirancang khusus untuk menjawab berbagai keluhan pengguna seputar tubuh mereka.
Kehadiran fitur ini menjadi jawaban OpenAI bagi 230 juta
pengguna yang sering bertanya soal kesehatan ke ChatGPT setiap minggunya. Beda
dengan versi biasa, ChatGPT Health ini sudah didesain dengan cara yang lebih
terstruktur, private dan jawaban yang fokus pada kesehatan.
Bahkan OpenAI memisahkan ChatGPT versi biasa dengan ChatGPT
Health agar terpisah dari percakapan sehari-hari ini.
Dalam keterangan yang dibagikan OpenAI, Kamis, (08/01), OpenAI menyatakan bahwa pemisahan ini dilakukan secara sengaja, baik untuk kemudahan penggunaan maupun privasi.
Tujuannya adalah memberikan pengguna tempat di mana
pertanyaan, konteks, dan data terkait kesehatan dapat bersatu tanpa tumpang
tindih dengan penggunaan chatbot untuk topik lainnya.
Namun, Sam Altman menegaskan kembali bahwa platform ChatGPT Health ini bukan untuk menggantikan peran medis bahkan dokter, namun sebagai alat pendukung. Ia juga menyebut kalau chatbot ini tidak untuk mendiagnosis apa yang terjadi pada tubuh pengguna.
Dengan pernyataan ini, ChatGPT kembali menegaskan kalau
platformnya hadir sebagai langkah pertama untuk mendapatkan informasi,
klarifikasi, atau ketenangan pikiran sebelum memutuskan apakah akan mencari
perawatan profesional atau tidak.
Sebagai awal perilisan, OpenAI akan melakukan integrasi
dengan platform kesehatan dan kebugaran pihak ketiga seperti Apple Health,
Function, MyFitnessPal dan Weight Watchers
Integrasi ini akan membantu ChatGPT untuk menyesuaikan jawaban sesuai dengan rekam medis dan kondisi tubuh mereka di platform ini. Meski begitu cara ini bersifat opsional dan bisa diaktifkan atau dinonaktifkan secara individual.
OpenAI menyatakan bahwa ChatGPT Health dikembangkan selama
dua tahun dengan masukan yang luas dari banyak tenaga medis profesional. Lebih
dari 260 dokter dari 60 negara dan puluhan spesialisasi memberikan masukan,
meninjau hasil model dari ChatGPT sebanyak ratusan ribu kali di berbagai topik
kesehatan.
Masukan tersebut tidak hanya membentuk apa yang dapat
dijawab oleh sistem, tetapi juga cara sistem menjawabnya. OpenAI menyoroti
aspek seperti nada, kejelasan, dan kapan harus mendorong pasien untuk
berkonsultasi dengan tenaga medis.
Penekanan diberikan pada menghindari kepastian yang salah
dan mengenali situasi di mana panduan AI harus menyerahkan keputusan kepada
perawatan profesional.
Saat ini, ChatGPT Health masih dalam tahap waiting list
sebelum nantinya akan terbuka secara umum untuk pengguna global.