OpenAI Kecolongan, Data Pribadi Pengguna ChatGPT Bocor
Uzone.id — OpenAI membenarkan
adanya insiden kebocoran data di platform chatbot AI mereka, ChatGPT yang
menyebabkan informasi pribadi pengguna bocor ke publik.
Dalam keterangan yang disampaikan di situs resminya pada 26
November 2025 lalu, OpenAI menjelaskan bahwa insiden ini terjadi di penyedia
analitik pihak ketiga, Mixpanel, bukan di platform mereka.
“Ini bukanlah pelanggaran terhadap sistem OpenAI. Tidak ada percakapan, permintaan API, data penggunaan API, kata sandi, kredensial, kunci API, detail pembayaran, atau identitas pemerintah yang bocor/terungkap dari pihak kami,” kata OpenAI dalam keterangan resminya.
Namun, insiden ini tetap menyebabkan data-data yang
tersimpan di Mixpanel terdampak, termasuk informasi pengguna ChatGPT yang
tersimpan dalam sistem Mixpanel.
“Informasi yang disebar antara lain nama akun yang tercatat
di akun API, alamat email, lokasi pengguna berdasarkan browser, sistem operasi
dan browser, situs web, hingga ID pengguna,” tulis pihak OpenAI.
Mixpanel sendiri merupakan layanan analitik web yang digunakan OpenAI untuk memantau penggunaan sistem antarmuka web atau API di website platform.openai.com.
Upaya pembobolan ini pertama kali dilaporkan sudah
terdeteksi oleh Mixpanel semenjak 9 November 2025 dimana pelaku siber
mendapatkan akses masuk ilegal ke sebagian sistem Mixpanel lalu mengekspor
dataset yang mengandung informasi tersebut. Lalu, per tanggal 26 November,
platform mulai menyadari adanya penyusupan di sistem mereka.
Akibat dari kebocoran ini, OpenAI pun menghentikan
penggunaan Mixpanel dan menegaskan kembali bahwa kebocoran data tersebut tidak
disebabkan oleh kerentanan di sistem OpenAI.
Sementara itu, Mixpanel sendiri menyatakan akan menyelidiki
pelanggaran tersebut dan mengimbau pengguna untuk lebih waspada terhadap
serangan phishing yang memanfaatkan data-data yang dicuri.
Pengguna ChatGPT diminta untuk segera mengaktifkan
otentikasi multi-faktor sebagai langkah perlindungan tambahan untuk akun
mereka.
Meskipun OpenAI menyatakan bahwa percakapan dengan ChatGPT
tidak terpapar, insiden ini menjadi reminder bagi pengguna kalau banyak data
pribadi yang diakses OpenAI saat orang-orang berbagi rahasia mereka dengan
chatbot.