Gadget

Ngapain Beli HP Belasan Juta? Ini Flagship Killer Harga Rp6-9 Jutaan

Muhammad Faisal Hadi Putra
Ngapain Beli HP Belasan Juta? Ini Flagship Killer Harga Rp6-9 Jutaan

Uzone.id - Beli smartphone flagship kemahalan, tapi enggan juga kalau harus beli ponsel kelas menengah yang speknya serba nanggung. Untungnya, ada beberapa opsi smartphone dengan harga tetap terjangkau, tapi dengan spesifikasi yang mendekati HP-HP flagship, atau bisa dibilang ‘flagship killer’.

Rentang harganya beragam, mulai dari Rp6 juta sampai 9 jutaan. Performanya jangan ditanya, boleh dibilang beda tipis sama HP yang banderolnya belasan juta Rupiah. 

Kali ini, tim Uzone.id mau kasih rekomendasi HP flagship killer di harga Rp6 sampai 9 jutaan yang bisa kalian beli secara resmi. Tentu, jajaran ponsel di bawah ini punya performa ngebut atau kamera ciamik tanpa bikin dompet jebol, ini rekomendasinya.

iQOO Neo10


Susah menolak iQOO Neo 10 untuk harga Rp6 jutaan. Performanya ngebut, kameranya juga mumpuni berkat sensor premium, baterai dan layarnya pun sama-sama besar. 

iQOO Neo 10 ditenagai Snapdragon 8s Gen 4 yang turut ditunjang oleh Q1 Supercomputing untuk mendongkrak kemampuan grafisnya. Layarnya berpanel AMOLED seluas 6,78 inci dengan resolusi 1.260 x 2.800 piksel, serta sudah mendukung refresh rate 144Hz. 

Dayanya juga ngeri berkat baterai 7.000 mAh berjenis silicon-carbon yang dapat diisi oleh fast charging 120W. Dapur pacunya bakalan terasa lancar berkat sistem operasi OriginOS yang baru, dimana sistem operasi ini serentak disebar untuk jajaran ponsel Vivo dan juga iQOO. 


Sektor kamera tak kalah menarik. iQOO Neo 10 bawa kamera utama 50 MP dengan sensor Sony IMX882 dengan OIS, walau disandingkan dengan kamera ultrawide 8 MP yang terbilang standar. Di depan, kameranya menggunakan sensor 32 MP.

iQOO Neo 10 sebenarnya hadir dalam dua varian. Untuk varian tertinggi dengan RAM 16 GB LPDDR5X Ultra dan ruang penyimpanan 512 GB UFS 4.1, iQOO Neo 10 dibanderol di harga Rp6,799.000. Ada juga versi lebih murah dengan RAM 8 GB dan memori 256 GB di harga Rp5.299.000 dan 12/256 GB dengan harga Rp5.799.000. 

iQOO 13


Rilisnya iQOO 15, bikin seri sebelumnya, iQOO 13 jadi lebih murah. Jangan salah, iQOO 13 masih jadi salah satu smartphone dengan performa kencang berkat Snapdragon 8 Elite. 

Performanya kian kencang, lantaran sudah ditopang oleh Supercomputing Q2 dengan RAM LPDDR5X Ultra dan memori UFS 4.1. Main game, multitasking, ngedit video, apapun itu, harusnya jauh lebih lancar dan mulus. 

Berbagai skenario penggunaan bisa dilakukan dalam waktu yang lebih lama. Sebab, iQOO 13 ditopang baterai 6.150 mAh dengan fast charging 120W. Plus, ponsel ini sudah berjalan di OriginOS berbasis Android terbaru juga, mirip iQOO 15.


Di depan, layar iQOO 13 berjenis AMOLED dengan resolusi 2K dan sudah 144Hz, luasnya 6,83 inci yang dibikin bezel-less

Sektor kamera tak kalah mewah, karena iQOO 13 membawa konfigurasi tiga 50 MP. Sensor utamanya menggunakan Sony IMX921 dengan OIS, ultrawide yang sudah autofokus, dan yang paling penting, telephoto dengan 2x optical zoom dan OIS untuk portrait yang presisi. Sementara di depan, ada kamera selfie 32 MP.

Saat ini, iQOO 13 dibanderol dengan harga Rp9.999.000. Warnanya ada dua, Alpha dengan kelir hitam dan Legend dengan warna putih berlogo BMW M Motorsport. 

Poco F7 Pro


Poco F7 Pro mengandalkan Snapdragon 8 Gen 3, sudah dua tahun lebih usia chipset-nya, tapi masih dapat diandalkan untuk kebutuhan harian, termasuk soal gaming. Sementara untuk dayanya bertumpu pada baterai 6.000 mAh dengan fast charging 90W. 

Spesifikasi dapur pacunya berpadu dengan layar AMOLED 6,67 inci berkualitas tinggi. Resolusinya sudah 1.400 x 3.200 piksel, didukung refresh rate 120Hz pula, tentu dengan tingkat kecerahan yang tinggi. 

Tak kalah di sisi kamera, Poco F7 Pro bawa kamera utama 50 MP dengan OIS dan kamera ultrawide 8 MP, sementara di depan ada kamera 20 MP. Semua spesifikasi ini, kian dimaksimalkan oleh sistem operasi HyperOS 2 berbasis Android 15, yang tentu saja dijanjikan mendapatkan update ke HyperOS terbaru dengan Android 16. 

Dari pantauan kami di Tokopedia, hanya ada satu varian Poco F7 Pro saja, yakni 12/512 GB dengan harga Rp7.529.000. 

Poco F7 Ultra


Poco F8 Ultra akan hadir di Indonesia, meski ponsel ini melakukan debut globalnya di Bali, beberapa waktu lalu. Peluncurannya pun bikin harga Poco F7 Ultra jadi lebih murah, mulai Rp9 jutaan saja. 

Seperti iQOO 13, Poco F7 Ultra juga ditenagai Snapdragon 8 Elite yang amat-sangat andal untuk saat ini. Berpadu dengan RAM LPDDR5X dengan memori UFS 4.1, memungkinkan kalian bisa melibas game apapun pada grafis ‘rata kanan’. 

Beralih antar aplikasi pun akan terasa mulus. Terlebih, ponsel ini sudah mengusung layar AMOLED 6,67 inci dengan resolusi 1.440 x 3.200 piksel dan refresh rate 120Hz. 


Adapun untuk menopang dayanya, Poco F7 Ultra membawa baterai 5.300 mAh dengan fast charging 120W. Menariknya, ponsel ini juga bisa diisi dayanya secara nirkabel sebesar 50W.

Tak kalah menarik adalah sektor kameranya. Poco F7 Ultra punya kamera utama 50 MP dengan OIS, kemudian ada kamera telephoto 50 MP dengan OIS juga, serta kamera ultrawide 32 MP. Di depan, sensor 32 MP pun turut disematkan. 

Ada dua varian yang hadir di Indonesia, dimana model 12/256 GB kini dibanderol Rp9.829.000 saja. 

Realme GT 7


Realme juga punya ponsel flagship killer lewat produknya, Realme GT 7. Ponsel ini jadi yang pertama di Indonesia dengan prosesor MediaTek Dimensity 9400e, versi ‘rendah’ dari Dimensity 9400. 

Performanya flop dong? Tidak juga. Kinerjanya masih kencang, bisa diandalkan, dan juga hemat daya. Terlebih, Realme GT 7 juga sudah disokong dayanya oleh baterai 7.000 mAh yang bisa diisi menggunakan fast charging 120W. 

Smartphone ini juga bawa layar LTPO AMOLED seluas 6,78 inci yang bezel-less, serta beresolusi 1.264 x 2.780 piksel. Layarnya pun sudah mendukung refresh rate 120Hz. 


Sektor kamera pun jadi keunggulan utama Realme GT 7. Smartphone ini bawa kamera utama 50 MP bersensor Sony IMX906 dengan OIS, kamera telephoto 50 MP, dan kamera ultrawide 8 MP. Di depan, kameranya sudah 32 MP. 

Kini, Realme GT 7 bisa didapatkan dengan harga Rp7.599.000 dengan varian RAM 12 GB dan memori internal 256 GB. 

Xiaomi 15T Pro


Kenapa nggak Xiaomi 15T saja yang lebih terjangkau? Buat kami, Xiaomi 15T Pro lebih layak disebut sebagai flagship killer. Kameranya sudah mirip HP flagship, apalagi performanya, terasa lebih mantap saja dengan chip MediaTek kelas flagship juga. 

Smartphone ini tampil dalam balutan desain yang super elegan, bahkan terasa lebih mewah ketimbang Xiaomi 15 sekalipun. 

Layarnya AMOLED 6,83 inci dengan resolusi 1.280 x 2.772 piksel, dan sudah mendukung refresh rate 144Hz. Tepiannya pun simetris dan dibuat tipis, sehingga layar datarnya terasa lebih lapang saat ditatap. 

Dapur pacu ponsel ini mengandalkan MediaTek Dimensity 9400+, varian yang bahkan lebih ngebut dari Dimensity 9400 sekalipun. RAM-nya LPDDR5X dengan memori penyimpanan UFS 4.1, serta baterai 5.500 mAh yang dapat diisi 90W via kabel atau 50W secara nirkabel. 


Sektor kamera yang paling asyik dari ponsel ini. Bayangkan, HP flagship killer ini punya tiga kamera belakang dengan lensa Leica Summilux. 

Kamera utama 50 MP dengan OIS, kamera periscope telephoto 50 MP dengan OIS dan kemampuan 5x optical-zoom, serta kamera ultrawide 12 MP. Di depan, ada kamera selfie 32 MP. Seluruh kameranya pun di-tweak oleh sistem pencitraan khas Leica, termasuk warna Authentic dan Vibrant khas Leica. 

Xiaomi 15T Pro dibanderol dengan harga Rp9.799.000 untuk varian 12 GB dan memori 512 GB.

Samsung Galaxy S25 FE


Kata siapa Samsung nggak punya flagship killer? Samsung Galaxy S25 FE salah satu buktinya. Buat kalian yang ingin ponsel lebih murah dan tetap kasih experience mirip Samsung Galaxy S25 Series, model FE memang jadi jawaban yang pas. 

Desainnya dibuat mirip dengan Samsung Galaxy S25 maupun S25+. Di depan, Samsung kasih layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,7 inci dengan resolusi Full HD+. Dukungan refresh rate 120Hz juga sudah dihadirkan. 

Memang tak ditenagai prosesor kencang dari Snapdragon atau MediaTek, namun Exynos 2400 yang dibenamkan di dalamnya sudah lebih dari cukup. Apalagi, RAM 8 GB dengan ruang penyimpanan sampai 512 GB, serta sistem operasi khas One UI terbaru yang mulus, membuat performanya bisa diandalkan untuk kegiatan sehari-hari. 


Baterai memang agak flop dibanding semua rekomendasi yang ada. Baterainya hanya 4.900 mAh dengan fast charging 45W dan wireless charging 15W. 

Di sektor kamera, ada kamera utama 50 MP dengan OIS, kamera telephoto 8 MP dengan OIS, dan kamera ultrawide 12 MP. Sementara di depan, hadir kamera selfie 12 MP. 

Samsung Galaxy S25 FE dibanderol dengan harga mulai Rp8,3 sampai 8,6 jutaan untuk model 8/256 GB, serta Rp9.800.000 untuk varian tertinggi 8/512 GB. 

Vivo V60


Kalau Xiaomi punya Leica, Vivo V60 juga hadir dengan kamera Zeiss. Kamera memang jadi kelebihan utama dari Vivo V60. 

Ada tiga kamera di ponsel ini, kamera utamanya 50 MP dengan OIS, kemudian ada kamera periscope telephoto 50 MP dengan OIS dan kemampuan 3x optical-zoom, serta kamera ultrawide 8 MP. Di depan, ada juga kamera 50 MP dengan autofokus, kebayang jernihnya foto selfie kalian, kan?

Dan ya, semua kameranya sudah diolah hasilnya oleh sistem pencitraan Vivo dan Zeiss. Ada banyak filter khas Zeiss, ciri khas warna lensa Zeiss pun hadir di Vivo V60. 


Soal dapur pacunya, Vivo V60 bawa layar yang mentereng warnanya, berpanel AMOLED dengan luas 6,77 inci dan beresolusi Full HD+, serta refresh rate 120Hz. Layarnya pun punya lengkungan cantik di sisi kiri dan kanannya. 

Di sektor dapur pacu, Vivo V60 ditenagai Snapdragon 7 Gen 4, meski untuk RAM masih LPDDR4X dan memori UFS 2.2. Di sektor dayanya, Vivo V60 ditopang baterai 6.500 mAh dengan fast charging 90W. 

Saat ini, Vivo V60 dibanderol dengan harga Rp6.999.000 untuk versi 8/256 GB, Rp7.499.000 untuk model 12/256 GB, dan Rp8.499.000 untuk varian 12/512 GB.

Jadi, kalian pilih yang mana nih, Uzoners?