Netizen Kompak Minta GIIAS 2026 Tetap di ICE BSD Tangerang
Uzone.id - Kabar pindahnya pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 ke Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, semakin kuat. Kini netizen pun mulai kompak menyuarakan agar pameran otomotif tersebut tetap digelar di Tangerang, Banten.
Permintaan netizen agar GIIAS 2026 tidak pindah ke PIK, Jakarta Utara, diketahui lewat Instagram. Belum lama ini akun Instagram @giias_id mengunggah gambar yang menyampaikan 'sampai bertemu di GIIAS 2026'.
Unggahan tersebut tidak menuliskan lokasi pameran, namun reaksi netizen memenuhi kolom komentar yang meminta agar pameran otomotif GIIAS 2026 tidak pindah lokasi.
Dari pantauan Uzone.id, dari 60 komentar yang diunggah pada Selasa (12/8) hampir separuhnya tentang permintaan pameran GIIAS 2026 untuk tidak pindah lokasi.
Alasannya pun bermacam-macam, mulai dari akses yang lebih sulit, dugaan kemacetan yang tinggi, hingga lokasi yang lebih jauh dari ICE BSD, Tangerang, Banten.
"Ga kebayang macetnya PIK kayak apa kali jadi pindah," sebut akun Instagram @rvnrmdhn.
"Plus minus si min kalau pindah, kemarin di ICE BSD tinggal di perluas aja sih min, udah gitu banyak yang antusias karena aksesnya mudah di tuju," sebut akun @_jeng_.gg.
Akun @voozmevoyez juga memberikan komentar, "enakan di ICE BSD akses banyak". Hal yang senada juga diutarakan oleh akun @yusuf_exy, "Tahun depan jangan pindah ke PIK plis".
Sebenarnya kepindahan GIIAS dari Tangerang ke PIK sudah menjadi wacana dari tahun lalu. Keputusan ini diambil karena semakin banyak brand otomotif yang ingin turut serta dalam pameran, tetapi lahan yang tersedia sangat terbatas.
Pihak penyelenggara GIIAS pun kesulitan untuk menampung seluruh peserta pameran, oleh karenanya dibutuhkan tempat baru yang lebih luas.
Yohannes Nangoi selaku Ketua Umum Gaikindo menyebutkan pihaknya akan mengumumkan lokasi GIIAS 2026 dalam waktu dekat, pilihannya ada dua tetap di BSD, Tangerang, atau pindah ke PIK, Jakarta Utara.
Nangoi mengaku sudah mengumpulkan banyak masukan dari peserta pameran, wartawan, hingga pengunjung soal kemungkinan pindah ke PIK. Namun keputusan belum dibuat, jika sudah final akan diumumkan secara terbuka.
"Kami sedang mempelajari kemungkinan itu, kami dapat banyak masukan, baik dari teman-teman wartawan, peserta, dan pengunjung. Kami membuat kuesioner segala macem, kita akan lihat. Tapi kalau semua masih cinta daerah ini, kita akan pertahankan daerah ini," sebutnya.
Perlu diketahui, GIIAS 2025 dihadiri oleh sejumlah merek mobil di Indonesia seperti Aletra, Audi, BAIC, BMW, BYD, Chery, Citroen, Daihatsu, Denza, DFSK, Ford, GAC AION, Geely, Great Wall Motor, Honda, Hyundai, I2C, Jaecoo, Jeep, Jetour, KIA, Lepas, Lexus, Maxus, Mazda, Mercedes-Benz, MG, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Polytron, Seres, Subaru, Suzuki, Toyota, VinFast, Volkswagen, Volvo, Wuling Motors, dan XPENG.
Untuk kendaraan komersial, partisipasi datang dari Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, dan UD Trucks. Karoseri yang turut ambil bagian di antaranya adalah Adiputro, Laksana, New Armada dan Tentrem.
Sementara itu, 17 merek sepeda motor yang turut meramaikan pameran adalah Alva, Aprilia, Astra Honda Motor, Dubbs, Exotic, Harley-Davidson, Kupprum, Moto Guzzi, NUV, Pacific, Piaggio, Polytron, Royal Enfield, Scomadi, U-Winfly, Vespa, dan Wedison.