Startup

Muncul Kabar Aplikasi Tokopedia Mau Ditutup, TikTok Buka Suara

Vina Insyani
Muncul Kabar Aplikasi Tokopedia Mau Ditutup, TikTok Buka Suara

Uzone.id — Kabar mengenai penutupan aplikasi Tokopedia muncul di media sosial pada Jumat, (30/01). Dalam sebuah postingan, aplikasi yang sudah berdiri semenjak 2009 ini dikabarkan akan diganti oleh aplikasi TikTok Shop yang nantinya hadir secara terpisah dari aplikasi TikTok.

Dihubungi oleh Uzone.id, Sabtu, (30/01), perwakilan TikTok hanya menyatakan pihaknya terus melakukan investasi di Tokopedia untuk mendorong pertumbuhan dan tidak ada sanggahan terkait spekulasi tersebut.

"Kami terus berinvestasi di Tokopedia dan Indonesia sebagai bagian dari strategi kami untuk mendorong pertumbuhan dan inovasi yang berkelanjutan,” kata Juru Bicara TikTok.




Munculnya kabar penutupan aplikasi Tokopedia ini terjadi setelah 2 tahun menyatunya Tokopedia dan TikTok Shop. Hal ini tentu akan menyebabkan perubahan besar, pasalnya aplikasi Tokopedia sendiri sudah bertahan selama kurang lebih 17 tahun.

Sementara itu, upaya ‘penyatuan’ TikTok Shop dan Tokopedia sendiri sudah mulai dilakukan semenjak beberapa waktu lalu. Salah satunya adalah mengintegrasikan seller center Tokopedia dan TikTok Shop menjadi satu platform yang sama.

Integrasi ini dilakukan pada Juni 2025 lalu, perusahaan menyebut bahwa tujuan integrasi ini adalah untuk menyederhanakan alur kerja, mengurangi beban administratif, dan meningkatkan jangkauan mereka ke basis pelanggan yang lebih luas. 




Penjual juga memiliki fleksibilitas untuk memilih berjualan di Tokopedia, TikTok Shop, atau keduanya, sesuai dengan tujuan bisnis mereka.

“Tokopedia & TikTok Shop Seller Center ditujukan untuk memperkuat nilai yang diberikan kedua brand kepada para penjual di seluruh wilayah di Indonesia,” kata Melissa Siska Juminto yang kala itu masih menjabat sebagai Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok E-Commerce.