Ramadan Lyfe

Mudik Dilarang, Menkominfo Ajak Warga Lebaran Online

By Hani Nur Fajrina

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate/dok. Kominfo

Uzone.id -- Demi menekan angka penyebaran kasus Covid-19, pemerintah Indonesia mengeluarkan aturan peniadaan aktivitas mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri. Salah satu solusi paling jitu adalah bertatap muka dengan keluarga besar secara digital.

Itulah ajakan dari Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate. Ia mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudik atau melakukan silaturahmi fisik ke kampung halaman saat perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah.

Maka, solusi yang paling masuk akal adalah silaturahmi virtual melalui ruang digital yang memang sudah umum digunakan.

Baca juga: 5 Rekomendasi Ponsel Rp2 Jutaan untuk Lebaran

“Kita canangkan bersama-sama dalam merayakan Lebaran tahun ini sebagai Lebaran Digital. Lebaran digital itu keren,” ajaknya dalam kesempatan Diskusi Media Forum Merdeka Barat 9, Rabu (5/5).

Menurut Johnny, silaturahmi online melalui aplikasi tidak akan mengurangi makna silaturahmi yang sebenarnya. Masyarakat tetap dapat menjalin komunikasi yang efektif dengan saudara meski harus terbatas oleh jarak.

“Merayakan acara hari besar seperti Lebaran secara virtual bisa tetap meriah dengan memanfaatkan teknologi yang ada,” kata Johnny.

Ia kembali menekankan bahwa kebijakan peniadaan mudik menjadi upaya tegas dan tepat dari pemerintah agar memastikan Indonesia dapat segera beranjak dari pandemi.

“Peniadaan mudik tujuannya untuk menurunkan serendah-rendahnya penyebaran virus Covid-19. Berkahnya, kita segenap membantu doakan agar berhasil menangani pandemi Covid-19,” tuturnya.

Baca juga: Kominfo Umumkan Pemenang Seleksi Penyelenggara TV Digital

Ia melanjutkan, “tahun lalu saat pemerintah mengambil langkah tegas, tetap saja terjadi peningkatan Covid-19 yang luar biasa lebih dari 90 persen. Tahun ini, dengan semua pelajaran dan pengalaman, presiden memerintahkan untuk mengambil langkah tepat nan tegas. Tujuannya satu, menyelesaikan dan memperkecil potensi penyebaran virus.”

Diketahui, untuk mewujudkan lebaran online melalui platform digital, Johnny akan memastikan jaringan telekomunikasi berkualitas yang akan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Pihak Kominfo mengaku akan menyediakan trafik paket data yang besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang melakukan lebaran virtual.