Motor Listrik Yamaha Aerox-e Buatan India, Gak Masuk Indonesia?
Uzone.id - Belum lama ini Yamaha India merilis sebuah motor listrik yang cukup menarik yakni Aerox-e yang dibangun di atas basis dari Aerox 155 generasi kedua. Apakah motor listrik tersebut bakal masuk ke Indonesia?
Yamaha Aerox-e di india menggunakan motor bertenaga 9,4 kW dan torsinya mencapai 48 Nm yang cukup besar untuk motor listrik roda dua. Motor tersebut disuplai oleh dua baterai lithium-ion berkapasitas 3 kWh.
Dengan bekal tersebut, Yamaha Aerox-e dikendalikan lewat tiga mode berkendar ayakni Eco, Standard, dan Power dengan kemampuan jelajah mencapai 106 km. Sayangnya Yamaha India tidak menjelaskan berapa kecepatan maksimal dari motor listrik mereka.
Uzone.id pun meminta keterangan kepada PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengingat Aerox juga dipasarkan di Tanah Air meskipun versi mesin 155 sudah mencapai generasi ketiga dengan tambahan nama Alpha.
"Saat ini Aerox-E memang dikhususkan untuk pasar India," jawaban Rifki Maulana selaku Manager Public Relations, YRA & Community PT YIMM kepada Uzone.id.
Saat ditanyakan lebih lanjut kepada Rifki, ternyata Yamaha Aerox-e diproduksi sendiri oleh Yamaha India, artinya bukan motor yang diimpor dari Indonesia.
"Produksi India," sebut Rifki singkat.
Perlu diketahui, Yamaha Aerox-e diluncurkan di pasar India pada 12 November 2025 lalu dengan status sebagai produk global, sehingga memungkinkan untuk dipasarkan di negara-negara lain.
"India merupakan pusat strategi pertumbuhan global Yamaha. Pasar dengan potensi luar biasa di segmen mobilitas premium dan listrik. Peluncuran model EV terbaru kami menandai langkah penting dalam memperkuat kehadiran kami dan menyelaraskan diri dengan lanskap mobilitas India yang terus berkembang," ujar Itaru Otani selaku Chairman Yamaha Motor India Group.
Seperti disebutkan tadi, Yamaha Aerox-e benar-benar menggunakan basis dari Aerox 155 generasi kedua. Hanya saja terdapat perbedaan di bagian penopang ban belakang yang menggunakan swingarm ganda berwarna hijau tosca yang terlihat tebal, alih-alih CVT seperti pada Aerox konvensional.
Sama seperti Aerox di Indonesia, Yamaha Aerox-e juga telah dibekali Y-Connect yang bisa terhubung ke smartphone lewat Bluetooth, sehingga pengguna bisa memantau kondisi motor secara realtime lewat layar ponsel.
Sayangnya, soal harga Aerox-e masih dirahasiakan oleh Yamaha India. Artinya motor tersebut belum dijual kepada konsumen di negara tersebut.