Automotive

Motor Listrik MBG Seharga Rp56 Juta? Padahal Ada yang Lebih Murah!

Brian Priambudi
Motor Listrik MBG Seharga Rp56 Juta? Padahal Ada yang Lebih Murah!

Uzone.id - Badan Gizi Nasional (BGN) memilih motor listrik dari Emmo dengan banderol tertingginya ada di Rp56,8 juta. Padahal di Indonesia banyak motor listrik yang punya banderol lebih murah, apa saja sih pilihannya?

BGN memesan 25.000 unit motor listrik dari Emmo, sebuah perusahaan otomotif yang baru berdiri di tahun 2021 dan meluncurkan produknya di tahun 2025 kemarin.

Terdapat dua model yang dipesan, pertama adalah JVX GT, sebuah motor trail seharga Rp56,8 juta. Spesifikasi daya motor listriknya punya rated di 3.800 W dan peak mencapai 7.000 W yang bisa melesat hingga kecepatan 80 km/jam.

Kemampuan itu didukung dengan dua baterai 72V 31Ah yang bisa dilepas. Dengan baterai tersebut motor listrik Emmo JVX GT bisa mencapai jarak tempuh hingga 70 kilometer dengan pengisian daya 30-80 persen hanya 1 jam.

Model lainnya yakni Emmo JVH Max, motor listrik ini berbentuk skuter dengan harga yang lebih terjangkau di Rp48,8 juta. Model ini ditawarkan dengan dinamo rated power 4.000 W dan peaknya di 8.500 W yang mampu melesat hingga 90 km/jam.



Kemampuan ini disokong oleh baterai berkapasitas 72V 32Ah yang mampu menempuh jarak 70 kilometer. Lewat pengisian daya cepat, motor ini mampu mengisi baterai 30-80 persen hanya dalam 2 jam.

Pasalnya dari penelusuran kami di situs resmi Emmo, tidak ada fitur spesial yang ditawarkan pada kedua motor listrik ini. Tapi masih ditawarkan dengan panelmeter digital sih.

Dengan harga tersebut, BGN menanggarkan total Rp1,2 triliun untuk pengadaan yang dilaporkan sudah direncanakan sejak tahun 2025 lalu.

Dengan spesifikasi di atas dan harga yang ditawarkan, sebenarnya produk dari Emmo terasa sedikit kemahalan dibandingkan beberapa produk yang sudah eksis sebelumnya.

Tentu di dunia otomotif kita kenal dengan beberapa nama produsen motor listrik seperti Polytron, Alva, dan Indomobil e-Motor, yang sudah meluncurkan produk lebih dahulu dan memiliki banyak ulasan positif.





Polytron Fox-350

Motor listrik buatan pabrikan asal Demak, Jawa Tengah ini justru menjadi yang paling diminati oleh konsumen Indonesia. Bahkan mereka juga melayani konsumen fleet seperti yang dilakukan BGN terhadap Emmo.

Polytron Fox 350 punya dinamo dengan rated power sebesar 3.000 W dengan peak powernya mencapai 6.409 W. Lewat dinamo ini, motor listrik bisa dikebut hingga kecepatan 95 km/jam.

Menariknya bukan hanya kecepatannya yang lebih tinggi, Polytron Fox 350 yang dibekali baterai 72V 52Ah atau setara 3,75 kWh mampu menempuh jarak hingga 130 kilometer.



Soal fitur saja Polytron Fox 350 dibekali segudang kecanggihan seperti remote keyless, regenerative braking, konektivitas smartphone, cruise control, mode mundur, dan panelmeternya juga digital.

Dengan kemampuan yang lebih unggul saja, Polytron Fox 350 dijual dengan harga yang lebih murah yakni hanya Rp34,5 juta. Itupun masih dikasih diskon hingga harganya menjadi Rp28 jutaan saja.

Mau beli Polytron Fox 350 dengan sistem baterai sewa juga lebih murah, harganya jadi cuma Rp22,5 juta yang didiskon menjadi Rp16 juta saja. Meskipun harus bayar sewa sebesar Rp200 ribu per bulannya, tapi baterai yang digunakan digaransi seumur hidup.





Alva N3 Next Gen

Alva N3 Next Gen memang baru diluncurkan pada awal tahun 2026 kemarin, tapi N3 versi awal sudah meluncur sejak tahun 2024 silam.

Alva N3 menjadi pilihan paling terjangkau dari jajaran motor listrik yang ditawarkan Alva di Indonesia. Dibekali dengan dinamo berkekuatan maksimal 4,5 kW dan torsinya mencapai 125 Nm yang bisa diajak melaju hingga kecepatan 80 km/jam.

Baterai Alva N3 Next Gen mencapai 3,3 kWh yang bisa melaju hingga jarak 140 kilometer. Menariknya motor ini bisa mengisi daya cepat yakni 10-50 persen hanya kurang dari 25 menit saja.



Soal fiturnya juga canggih banget nih Alva N3 Next Gen, mulai dari Hill Start Assist dan Hill Descent Assist, konektivitas smartphone, remote keyless, mode mundur, port USB A & C, dan panelmeternya juga digital.

Mengenai harga, Alva N3 Next Gen ditawarkan dengan skema yang mirip dengan Polytron. Untuk skema hak milik baterai dikenakan Rp35,5 juta dan skema baterai sewa hanya Rp20,5 juta dengan biaya langganan sebesar Rp125 ribu per bulan.





Indomobil eMotor Tyranno

Nah merek dari grup Indomobil ini sebenarnya punya banyak model yang cocok untuk dipakai oleh MBG nih. Mungkin model paling masuk akal adalah Tyranno yang punya gaya petualang dan kemampuan angkut lebih banyak.

Indomobil eMotor Tyranno dibekali dengan dinamo berkapasitas 3 kW dengan torsi 170 Nm yang mampu melaju hingga kecepatan 80 km/jam. Kemampuan tersebut didukung oleh baterai berkapasitas 2,5 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 110 kilometer.

Fitur Indomobil eMotor Tyranno juga banyak banget nih, dari penggunaan ban dual purpose, lampu LED, panelmeter digital yang terkoneksi smartphone, cruise control system, exo-armor sebagai perlindungan saat offroad, hingga ada inclinometer.

Buat harganya, Indomobil eMotor Tyranno dijual hanya Rp26,7 jutaan saja untuk on the road Jakarta dengan tidak ada skema baterai sewa, tapi digaransi selama 3 tahun.



Sebenarnya masih banyak motor listrik yang dijual di Indonesia yang tidak bisa disebutkan satu per satu. Tentu spesifikasinya lebih mumpuni namun harga banderol yang lebih murah dibandingkan produk dari Emmo.

Apalagi spesifikasi yang ditawarkan cukup banyak, bukan sekedar sebuah motor listrik yang bisa digas dan direm saja.

Ditambah harga yang ditawarkan sangat bersaing, bahkan ada yang jauh lebih murah dari Emmo dengan banderol di atas Rp40 juta.

Di sisi lain, tak semua dapur MBG memiliki akses yang ekstrim, sehingga kebutuhan motor trail listrik dianggap tidak terlalu tinggi.

Jika pun ada, maka motor trail bermesin bensin dirasa lebih mampu untuk mengatasi rintangan jika mencari harga yang lebih murah sebut saja Honda CRF 150L, Kawasaki KLX 150, ataupun Yamaha WR155R sudah cukup dengan banderol yang juga lebih murah.