Moto G67 Power Siap Rilis, Baterai 7.000 mAh dan Bodi Kelas Militer
Uzone.id - Motorola segera luncurkan smartphone baterai besar lainnya di Indonesia, kini giliran Moto G67 Power yang ditopang baterai 7.000 mAh. Dari pantauan kami di official store Motorola Indonesia di Shopee, Moto G67 Power bisa dibeli pada 11 November mendatang.
Belum ada informasi soal harga, namun detail spesifikasi utama Moto G67 Power sudah terpampang jelas di Shopee. Baterai 7.000 mAh di smartphone ini diklaim dapat bertahan hingga 58 jam, “Anti bosan, on terus-terusan,” begitu caption pada gambar yang muncul di toko resmi Motorola Indonesia.
Infonya, baterai ini bisa diisi dayanya dengan fast charging 30W, tentu dengan adaptor charger yang tersedia dalam paket pembelian.
Bicara dapur pacu, Moto G67 Power ditenagai prosesor Snapdragon 7s Gen 2 yang dipasangkan dengan RAM 8 GB yang bisa ditambah secara virtual hingga 24 GB, serta ruang penyimpanan 256 GB.
Smartphone ini juga sudah berjalan di sistem operasi Android 15 yang minim bloatware. Ada sejumlah fitur, yang disebutkan dalam gambar adalah Smart Connect, yang memungkinkan perangkat terhubung secara seamless dan nirkabel ke laptop Windows.
Di depan, layarnya seluas 6,7 inci dengan panel LCD, tapi sudah Full HD+ resolusinya. Dukungan refresh rate-nya 120Hz dan layar ini berlapis Gorilla Glass 7i.
Menariknya, Moto G67 Power juga sudah mengantongi rating IP64 tahan debu dan cipratan air, serta bodinya sudah lolos sertifikasi militer MIL-STD 810H.
Detail lain yang dibagikan adalah sektor kamera. Moto G67 Power punya kamera 50 MP dengan sensor Sony LYT 600. Sementara di depan, ada kamera 32 MP yang disebut punya kemampuan Crystal Clear 4K Video. Di belakang pula, Motorola sematkan kamera ultrawide 8 MP.
Fitur lainnya, Moto G67 Power punya speaker stereo dengan Dolby Atmos. Adapun untuk warna, Motorola kasih dua opsi saja, yakni Blue Curacao dengan kelir biru muda yang terang dan Cilantro dengan hijau yang agak gelap.
Di India sendiri, Moto G67 Power dibanderol mulai dari INR15.999 atau Rp3 jutaan. Bagaimana dengan Indonesia, mungkin informasi harganya baru akan diungkap pada 11 November nanti.