Telco

Moratelindo dan MyRepublic Merger, Calon Raksasa Telko Baru di RI?

Muhammad Faisal Hadi Putra
Moratelindo dan MyRepublic Merger, Calon Raksasa Telko Baru di RI?

Uzone.id - Pemegang saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk (Moratelindo) resmi menyetujui rencana penggabungan perusahaan atau merger dengan PT Eka Mas Republik (MyRepublic Indonesia). Merger ini disahkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Kamis (26/3) lalu.

Merger ini dijadwalkan akan berlaku efektif secara hukum pada 22 April 2026 mendatang. Langkah besar ini diambil oleh kedua belah pihak untuk mempercepat sekaligus meratakan ekosistem digital di Indonesia.

Atas merger ini, para pemegang saham menyetujui perubahan nama perusahaan Moratelindo menjadi PT Ekamas Mora Republik Tbk. Posisi pengendali perusahaan juga resmi beralih dari sebelumnya PT Candrakarya Multikreasi menjadi PT Innovate Mas Utama.

"Kami optimis sinergi ini akan memperkuat kapasitas perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan serta mendorong percepatan dan pemerataan pengembangan ekosistem digital di Indonesia," ungkap Calon Direktur Utama PT Ekamas Mora Republik Tbk, Timotius M. Sulaiman, dalam keterangan resmi yang kami terima.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa merger ini akan menciptakan sinergi finansial dan operasional yang berkelanjutan. Hal tersebut dicapai melalui optimalisasi biaya operasional, belanja modal yang efisien, serta maksimalisasi kapasitas jaringan dari backbone hingga last mile.

"Penggabungan ini akan menjadikan PT Ekamas Mora Republik Tbk entitas yang lebih kuat dan berdaya saing tinggi, sekaligus menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelanggan, karyawan, negara, dan pemegang saham," tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Calon Komisaris Utama dan Independen PT Ekamas Mora Republik Tbk, Arsjad Rasjid, menegaskan bahwa momentum ini menandai fase penting dalam penguatan struktur dan arah jangka panjang perusahaan.

"Dewan Komisaris akan menjalankan fungsi pengawasan secara disiplin untuk memastikan proses integrasi berjalan dengan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan akuntabilitas, sekaligus menjaga keseimbangan antara ekspansi usaha dan penciptaan nilai jangka panjang," tegas Arsjad.

Ia menyampaikan, dengan fondasi tersebut, perusahaan gabungan ini diharapkan bisa memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi perekonomian Indonesia.

Merger Moratelindo dan MyRepublic Indonesia menghadirkan kekuatan jaringan yang saling melengkapi. Moratelindo sendiri sudah dikenal sebagai penyedia jaringan backbone serat optik di Indonesia. Per September 2025, perusahaan ini memiliki lebih dari 57 ribu kilometer kabel serat optik dan enam data center.

Di sisi lain, MyRepublic Indonesia hadir sebagai penyedia jaringan Fiber to the Home (FTTH). Masih di periode yang sama, MyRepublic tercatat melayani lebih dari 1,52 juta pelanggan ritel dengan 58 ribu kilometer kabel serat optik yang mencakup lebih dari 8,7 juta homepass.

Susunan Pengurus PT Ekamas Mora Republik Tbk

Susunan dewan komisaris dan direksi yang baru ini akan resmi menjabat pada tanggal efektif penggabungan, yaitu saat mendapat persetujuan dari Menteri Hukum. Berikut adalah susunan lengkapnya:

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama & Komisaris Independen: Arsjad Rasjid 
  • Komisaris: Marlo Budiman 
  • Komisaris: Handhianto S. Kentjono

Direksi

  • Direktur Utama: Timotius M. Sulaiman, SE 
  • Direktur: Yopie Widjaja 
  • Direktur: Hendra Gunawan 
  • Direktur: Edward Sanusi 
  • Direktur: Ir. Iman Syahrizal 
  • Direktur: Melanie Maharani 
  • Direktur: Edward Anwar 
  • Direktur: Jimmy Kadir 
  • Direktur: Genta Andhika Putra 
  • Direktur: Michael C. McPhail 
  • Direktur: Resi Y. Bramani