Mobil Listrik Banyak Terbakar, Wagub DKI Minta Damkar Bikin Tim Khusus
Uzone.id - Maraknya kebakaran mobil listrik menjadi perhatian khusus Pemprov DKI Jakarta. Wakil Gubernur Rano Karno bahkan sampai meminta Pemadam Kebakaran menyiapkan tim khusus untuk menangani kasus kebakaran.
Rano Karno mengatakan hal tersebut saat sarasehan dan pameran bertajuk 'Keselamatan Kebakaran Kendaraan Listrik' yang digelar Dinas Gulkarmat DKI di Jakarta, (2/12).
"Insyaallah, pada tahun 2029 MRT sampai di Kota Tua. Pak Bayu (Meghantara, Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta), kita berharap tidak terjadi kebakaran di bawah (MRT dan stasiun). Apabila terjadi, siapkan pasukan khusus," kata Rano dikutip dari Antara.
Rano Karno menekankan kendaraan listrik, termasuk bus Transjakarta berbasis baterai, kini menjadi bagian dari hampir 4.000 armada listrik di Jakarta.
Teknologi baterai lithium membawa risiko kebakaran dengan panas ekstrem, berbeda dengan kebakaran konvensional.
"Memang dengan baterai ini lebih bersih dan berkelanjutan, tapi ternyata apabila terjadi kebakaran, kerusakannya jauh lebih hebat daripada api yang biasa kita hadapi," ujar Rano.
Ia menambahkan, perkembangan teknologi kendaraan listrik di Indonesia berjalan cepat, sehingga perlu upaya serius untuk antisipasi dan penanggulangan kejadian kebakaran.
Sebagai bagian dari upaya mitigasi, Dinas Gulkarmat menyelenggarakan seminar sejak 1 Desember 2025.
Kegiatan ini bertujuan menemukan metode antisipasi serta penanganan kebakaran kendaran listrik secara efektif.
"Saya minta setelah ini, hasil ini akan dibawa ratas ke gubernur. Karena kita akan menghadapi era listrik," ucap Bang Doel.
"Pertukaran keilmuan lintas negara dan riset teknis dalam negeri seperti ini penting untuk memastikan inovasi teknologi selalu diimbangi pemahaman risiko yang komprehensif," kata Rano.
Langkah ini menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam menghadapi transformasi transportasi listrik, sekaligus memperkuat kapasitas penanganan kebakaran di Jakarta.
Persiapan personel khusus diharapkan mampu meminimalkan risiko dan memastikan keamanan pengguna transportasi publik berbasis energi baru dan terbarukan.