Mitsubishi Xpander Baru Siap Mengaspal di ASEAN, Fokus Elektrifikasi
Uzone.id - Menjelang perayaan satu dekade kehadirannya di Indonesia pada tahun 2027, nasib Low Multi-Purpose Vehicle (LMPV) ikonik, Mitsubishi Xpander, mulai terkuak melalui laporan strategis global perusahaan.
Raksasa otomotif asal Jepang, Mitsubishi Motors, telah memaparkan peta jalan produk jangka menengah dan panjang yang mencakup periode tahun fiskal 2026 hingga 2031, dengan rencana peluncuran total 13 model baru di pasar dunia.
Dari jumlah tersebut, sepuluh di antaranya merupakan kendaraan elektrifikasi, yang terbagi menjadi lima model Hybrid Electric Vehicle (HEV) dan lima model Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Secara spesifik, New Xpander menjadi salah satu model yang dipersiapkan khusus untuk memperkuat dominasi merek berlian tiga ini di pasar ASEAN.
Mitsubishi Motors menyatakan komitmennya untuk membangun jajaran produk yang mencerminkan merek mereka, berpusat pada segmen off-road dan kelompok produk ASEAN, sambil menjalin kolaborasi dalam pengembangan kendaraan listrik murni (Battery Electric Vehicle atau BEV).
Perusahaan juga menekankan bahwa pengembangan internal akan difokuskan pada teknologi hibrida (HEV dan PHEV), sambil menyempurnakan karakteristik produk yang membedakan mereka dari merek pesaing, termasuk pabrikan asal China, untuk membangun posisi unik dalam industri otomotif.
Fokus elektrifikasi Xpander ini bukan barang baru, sebab versi hibrida untuk model Xpander dan Xpander Cross telah lebih dulu meluncur di Thailand pada Februari 2024.
Model tersebut mengadopsi konsep e:Motion, sebuah teknologi strong hybrid yang merupakan kombinasi dinamis dari mesin bensin, baterai tambahan, motor listrik sebagai penggerak, dan sebuah generator.
Konfigurasi ini memungkinkan Xpander HEV dapat beroperasi dalam berbagai mode berkendara, meliputi full EV, hybrid series, hybrid paralel, hingga mode regenerative, dengan perpindahan yang diatur secara otomatis menyesuaikan kebutuhan berkendara.
Sistem hibrida ini ditenagai oleh mesin bensin baru berkapasitas 1.600 cc yang berkode 4A92, mesin yang juga digunakan pada generasi terakhir Lancer, dengan kemungkinan modifikasi untuk mengadopsi sifat siklus Atkinson.
Selain itu, Xpander dan Xpander Cross Hybrid juga dilengkapi total tujuh pilihan modus berkendara, mirip dengan yang ditemukan pada Xforce namun dengan sedikit tambahan, yakni Charge, EV, Normal, Tarmac, Gravel, Mud, dan Wet.
Fitur-fitur pendukung keselamatan dan kenyamanan berkendara juga tetap tersedia, mencakup Active Yaw Control (YAW), Traction Control, Acceleration Control, dan Steering Control.