Digilife

Misi NASA Artemis II: Cara Tracking Kapsul Orion Real-Time

Dave Jeremiah
Misi NASA Artemis II:  Cara Tracking Kapsul Orion Real-Time

Misi Artemis II Jadi Tonggak Baru Eksplorasi Manusia ke Bulan

Misi NASA Artemis II sekarang menjadi salah satu misi penting untuk eksplorasi luar angkasa.  Pertama kalinya sejak era Apollo lebih dari 50 tahun lalu, manusia kembali melakukan perjalanan mendekati Bulan dalam misi berawak.

Berjangkau dari 1 April - 11 April 2026, misi ini membawa empat astronaut menggunakan kapsul Orion dalam perjalanan sekitar 10 hari mengelilingi Bulan tanpa melakukan pendaratan. 

Misi Artemis II juga menjadi uji coba penting untuk sistem dan teknologi pendukung kehidupan, navigasi, hingga keamanan sebelum misi pendaratan manusia berikutnya.

Update Terbaru: Orion Sudah Mendekati Sisi Jauh Bulan

Perkembangannya sekarang menunjukkan bahwa kapsul Orion telah berhasil memasuki fase perjalanan menuju sisi jauh Bulan (Far Side of the Moon). Ini area bulan yang tidak pernah terlihat langsung dari Bumi. 

Dalam fase ini, astronaut juga mengalami momen unik seperti blackout komunikasi selama sekitar 40 menit, ketika kapsul berada di belakang Bulan sehingga sinyal ke Bumi terputus sementara.

Meski terdengar ekstrem, kondisi ini memang sudah direncanakan dan menjadi bagian penting dalam simulasi misi luar angkasa jarak jauh di masa depan.

Selain itu, kru juga berhasil mengambil gambar spektakuler Bumi dari luar angkasa serta sisi jauh Bulan. sesuatu yang sebelumnya hanya bisa dilakukan oleh misi tanpa awak.

Kenapa Misi Artemis II Penting?

Misi Artemis II adalah langkah krusial dalam program Artemis yang bertujuan mengembalikan manusia ke Bulan secara berkelanjutan. Tidak seperti misi Apollo yang fokus pada eksplorasi singkat, Artemis dirancang untuk membangun kehadiran jangka panjang di Bulan, bahkan sebagai batu loncatan menuju Mars.

Dalam misi ini, kapsul Orion diuji secara menyeluruh, mulai dari sistem navigasi, perlindungan panas saat re-entry, hingga kemampuan bertahan di ruang angkasa dalam waktu lama.

Jika semua berjalan sesuai rencana, Artemis II akan membuka jalan bagi Artemis III yang direncanakan membawa manusia mendarat kembali di permukaan Bulan.

Cara Tracking Kapsul Orion Secara Real-Time

Salah satu hal menarik dari misi Artemis II adalah publik kini bisa ikut “mengikuti perjalanan” kapsul Orion secara langsung dari Bumi.

NASA sekarang menyediakan platform bernama Artemis Real-Time Orbit Website (AROW) yang memungkinkan siapa saja melihat posisi kapsul secara real-time. Melalui platform ini, kalian bisa memantau:

  • Jarak Orion dari Bumi dan Bulan
  • Posisi kapsul dalam orbit
  • Durasi misi secara langsung
  • Data sensor dan perjalanan

Semua data tersebut diambil langsung dari sistem komunikasi NASA yang terhubung dengan Deep Space Network. Lebih mudahnya kalian bisa langsung tracking capsulenya dari website Nasa dari link ini https://www.nasa.gov/missions/artemis-ii/arow dan yang ini https://artemislivetracker.com/. namun juga perlu diperhatikan trafficnya atau too much request.

Selain website, tracking juga bisa dilakukan melalui aplikasi resmi NASA di smartphone yang bahkan menyediakan visualisasi posisi Orion dalam bentuk interaktif.

Alternatif Cara Mengikuti Perjalanan Orion

Selain AROW, ada opsi-opsi lainnya untuk tracking route Artemis II: 

Pertama menonton dari live streaming NASA TV dari youtube yang menunjukkan update langsung dari mission control, termasuk komunikasi dengan astronaut dan milestone penting selama perjalanan.

Kedua, melalui blog dan update resmi NASA yang memberikan ringkasan harian perjalanan kapsul Orion, termasuk kondisi kru dan eksperimen yang dilakukan.

Ketiga, beberapa situs pihak ketiga juga menyediakan visualisasi 3D perjalanan Orion yang lebih interaktif, sehingga kalian bisa melihat jalur perjalanan kapsul mengelilingi Bulan

Teknologi di Balik Tracking Orion

Tracking kapsul Orion bukanlah hal sederhana. NASA menggunakan jaringan komunikasi canggih bernama Deep Space Network (DSN) yang terdiri dari antena raksasa di berbagai belahan dunia.

Jaringan ini memungkinkan komunikasi tetap terjaga meskipun Orion berada ratusan ribu kilometer dari Bumi. Bahkan, sinyal komunikasi bisa memakan waktu lebih dari 1 detik untuk sampai dari kapsul ke Bumi.

Selain itu, NASA juga melibatkan puluhan mitra internasional untuk membantu memantau posisi kapsul selama perjalanan misi Artemis II.

Misi Bersejarah yang Bisa Diikuti Semua Orang

Misi Artemis II bukan hanya pencapaian besar bagi dunia sains, tetapi juga menjadi salah satu momen langka dimana publik bisa ikut merasakan perjalanan luar angkasa secara real-time.

Dengan adanya teknologi seperti AROW, kalian tidak perlu menjadi ilmuwan atau astronaut untuk mengikuti perjalanan kapsul Orion cukup dengan smartphone atau laptop, kalian sudah bisa melihat posisi pesawat luar angkasa yang sedang mengelilingi Bulan.

Ke depan, misi ini akan menjadi pondasi penting bagi eksplorasi manusia ke Bulan dan bahkan Mars. Jadi, kalau kalian tertarik dengan dunia luar angkasa, ini adalah salah satu momen terbaik untuk mulai mengikuti perkembangan teknologi antariksa.