Gadget

Mirip Apple Vision Pro, Vivo Vision Discovery Edition Mendarat di RI

Muhammad Faisal Hadi Putra
Mirip Apple Vision Pro, Vivo Vision Discovery Edition Mendarat di RI

Uzone.id - Momen peluncuran Vivo X300 dan X300 Pro di Indonesia dibuka oleh pengumuman perangkat mixed reality Vivo Vision Discovery Edition. Bukan, perangkat ini tidak diluncurkan di Indonesia, namun bisa dicoba oleh kalian yang penasaran dengan teknologi baru di dalamnya.

Vivo Vision pertama kali debut di China pada perayaan ulang tahun ke-30 Vivo pada Agustus 2025 lalu. Alexa Tiara, PR Manager Vivo Indonesia, menyebut kalau kehadiran perangkat ini sebagai penanda era baru bagi Vivo yang mulai melebarkan sayap dari sekadar produsen smartphone ke ranah komputasi spasial yang imersif.

“Ini menandai langkah Vivo memasuki era baru, melebarkan sayap dari smartphone ke dunia mixed reality yang imersif," katanya, di atas panggung, pada Kamis (20/11).




Perangkat ini pun turut dipamerkan di area hands-on Vivo X300 dan X300 Pro. Tamu undangan yang hadir boleh melihatnya, namun tidak diperkenankan untuk menyentuhnya. 

Melihat fisik unitnya secara langsung, Vivo Vision Discovery Edition tampil dengan estetika yang sangat modern, sekilas mirip-mirip Apple Vision Pro dan Samsung Galaxy XR, namun dengan profil yang lebih ringkas.



Bentuk bagian depannya seperti kacamata ski, namun dirancang futuristik. Jika diperhatikan lebih dekat, di balik kaca gelap tersebut tersembunyi barisan kamera dan sensor pelacakan canggih, yang menjadi mata bagi perangkat ini.

Headset ini juga dirancang nyaman untuk dipakai berlama-lama. Bobotnya 398 gram dengan ketebalan bodi sekitar 40 mm. 


Vivo menggunakan material fabric mesh atau kain berpori pada bagian bantalan wajah. Kelihatannya, material ini dibuat empuk dan breathable untuk mencegah rasa gerah. 

Pada bagian atas kanan bodi, terdapat tombol putar fisik dengan tekstur bergerigi, yang fungsinya kemungkinan untuk navigasi cepat atau pengaturan fokus.


Headset ini juga dilengkapi double loop band yang fleksibel untuk menjaga perangkat tetap stabil di kepala tanpa memberikan tekanan berlebih. 



Spesifikasi Vivo Vision Discovery Edition


Vivo Vision mengandalkan prosesor Snapdragon XR2+ Gen 2 untuk menangani beban kerja extended reality (XR). Chip ini dikombinasikan dengan sistem manajemen daya Blue Ocean untuk efisiensi baterai yang lebih baik.

Andai saja bisa mengenakan perangkat ini, maka bakal dimanjakan oleh dua layar Micro-OLED binocular 8K dengan resolusi 3.840 x 3.552 piksel. Cakupan warnanya mencapai 94% DCI-P3 dengan sudut pandang (FOV) 180 derajat.

Ada pula fitur passthrough untuk melihat lingkungan sekitar, yang diklaim sesuai dengan dunia nyata dan ditampilkan pada latensi super rendah, hanya 13ms. Alhasil, dunia nyata dan virtual menyatu tanpa jeda yang mengganggu.




"Melalui sistem OriginOS Vision yang baru, kami menata ulang interaksi dari mengetuk layar cukup dengan looking, pinching, dan dragging. Dengan presisi pelacakan mata 1,5 derajat, pengalaman gerakannya akan terasa sangat alami," jelas Alexa.

Buat kalian yang penasaran dengan Vivo Vision Discovery Edition, Vivo akan memamerkannya mulai 27 November mendatang di beberapa lokasi Vivo Store di beberapa kota Indonesia, seperti Central Park Mall, Emporium Pluit, WTC Surabaya, dan Plaza Medan Fair.

"Kabar baiknya, mulai 27 November 2025, Vivo Vision Discovery Edition akan resmi hadir untuk dicoba oleh masyarakat Indonesia. Diawali dari Jakarta, Surabaya, dan Medan," pungkasnya.