Mimpi Apa Bisa Jajal Mobil Terkencang Dunia, YangWang U9 di China!
Zhengzhou, Uzone.id - Ya, mimpi apa kami pada akhirnya bisa menjajal langsung mobil terkencang di dunia langsung di sirkuit BYD di Zhengzhou, China. Butuh waktu sampai 2 tahun untuk bisa merealisasikannya.
Jadi YangWang U9 sebenarnya bukan barang baru. Namun ekslusifitas mobil ini pastinya tetap terjaga. Saat 2024 lalu, ketika mobil ini belum resmi diluncurkan, kami sudah melihatnya secara langsung di markas BYD di Shenzhen, China.
Namun, kala itu hanya bisa melihat, ya cuma melihat! Bahkan, untuk mengambil gambar interiornya saja belum diizinkan.
Tapi sekarang, mobil ini kembali hadir di depan mata dan dipersilakan untuk dikemudikan! Mobil yang sampai saat ini masih menjadi mahakarya BYD dalam hal kecepatan darat.
BYD menyebut, U9 merupakan singkatan dari Ultimate 9. YangWang U9 menggunakan platform e4 dengan sistem suspensi Disus X dari BYD. Berkat platform dan suspensi itu, mobil ini bisa melaju secara unik dengan tiga roda, melompat bahkan 'menari'.
YangWang U9 digerakkan oleh empat motor listrik dengan total tenaga 1.287 daya kuda. Torsi maksimalnya mencapai 1.680 Nm. Motor listriknya bisa berputar hingga kecepatan 21.000 rpm.
Supercar bertenaga listrik ini menggunakan sistem penggerak semua roda (AWD). Mobil ini mampu berakselerasi dari posisi diam hingga kecepatan 100 km/jam dalam 2,36 detik.
BYD mengklaim, YangWang U9 bisa melaju di drag race jaark 400 meter (seperempat mil) dalam 9,78 detik.
Kecepatan tertinggi resmi YangWang U9 mencapai 309,19 km/jam. Mobil ini telah diuji di Sirkuit Internasional Shanghai dengan catatan waktu lap 2 menit 17,65 detik.
YangWang U9 memiliki dimensi panjang 4.966 mm, lebar 1.295 mm, dan tinggi 2.029 mm. Wheelbase-nya mencapai 2.900 mm. Baterai berbobot 633 kg. Mobil ini memiliki bobot 2.475 kg, angka yang cukup besar untuk sebuah supercar.
Impresi berkendara: Performa dasyat yang sunyi
Setelah menggunakan safety gear, kami pun langsung masuk ke dalam kabinnya. Pintunya model gunting, show off sekali. Agak sulit untuk masuk ke kabinnya dengan tinggi badan 178 cm, karena posisinya yang benar-benar rendah dan sempit.
Namun ketika sudah duduk di dalamnya, mulai dari selonjoran kaki, pegangan setir sampai sandaran jok yang memeluk punggung, membuat kami seolah menyatu dengan mobil.
Sayangnya, kami tidak lagi mendengar gumaman mesin dengan silinder banyak yang khas, karena mobil ini benar-benar senyap.
Kami pun mulai melaju. Untuk sebuah hypercar bertenaga listrik, hentakan awal saat ngegas cenderung lembut--tapi tentu saja kaki kalian harus 'sekolah' agar mobil ini tidak liar di awal-awal.
Awal bergerak, redaman suspensi masih terasa empuk, sehingga mobil seolah mengayun. Namun, begitu kecepatan perlahan meningkat, tanpa transisi yang terasa, teknologi DiSus-X mulai bekerja membuat redaman suspensinya jadi lebih kaku khas mobil balap.
kecepatan pun semakin kencang dan kami begitu menikmati pergerakan mobil ini yang sama sekali tidak sulit untuk dikendallikan. Cengkraman ban yang ideal, serta pergerakan yang gesit dan presisi.
Bermanuver speed cornering pun sama sekali tidak membuat khawatir karena mobil ini seolah nurut diajak apa saja oleh pengemudinya. Begitu juga ketika melahap tikungan S yang membutuhkan handling yang mumpuni, dilewati dengan mudah oleh YangWang U9.
Keluar tikungan tanpa hambatan dan masuk ke lintasan lurus, kami pun coba full speed dan berhasil meraih catatan waktu lebih dari 150 km per jam di lintasan lurus yang terbatas di sirkuit tersebut.
Jelang tikungan, pengereman ekstrem kami lakukan untuk mengetahui seberapa stabil mobil ini meredam kecepatan menuju tikungan, dan hasilnya sama, sangat mudah dikendalikan.
Tidak terasa, dua lap sudah kami habiskan bersama YangWang U9. Tentu saja belum puas, tapi setidaknya, setelah menunggu selama 2 tahun, bisa juga kami bercengkrama dengan YangWang U9 yang dijual di China dengan harga 1,68 juta yuan atau setara Rp 3,6 miliaran.