Metaverse Makin Terperosok, Meta Pangkas 1.500 Karyawan
Uzone.id — Meta dikabarkan
akan memangkas ratusan karyawan mereka di awal tahun 2026 ini. Kali ini, divisi
yang menjadi korban adalah karyawan dari divisi Reality Labs, divisi yang
merancang metaverse.
Dikutip dari Reuters, Selasa, (13/01), menurut orang dalam
Meta yang enggan disebutkan identitasnya, pemangkasan ini akan berdampak pada
10 persen karyawan dari divisi tersebut.
Reality Labs sendiri memiliki 15 ribu karyawan, jika dilihat dari jumlah tersebut maka sebanyak 1.500 karyawan kemungkinan akan terdampak dari pemangkasan tersebut.
Unit metaverse kabarnya akan menjadi yang paling terdampak
dalam pemangkasan seiring dengan bergesernya fokus perusahaan yang saat ini
terus mengedepankan produk-produk berbasis AI.
Keberadaan metaverse yang sempat dielu-elukan Meta dan jadi
proyek ambisius Mark Zuckerberg tersebut kini hampir tidak pernah terdengar
lagi setelah menghabiskan lebih dari USD60 miliar sejak 2020.
Meskipun Meta kesulitan dalam menjual visinya tentang sebuah dunia digital yang imersif dan saling terhubung, tapi Meta tetap mempertahankan divisi tersebut berkat kesuksesan kacamata pintar milik mereka.
Reality Labs telah memproduksi headset realitas campuran
Meta Quest, kacamata pintar yang dikembangkan bersama EssilorLuxottica
(ESLX.PA), Ray-Ban, dan kacamata realitas lainnya.
Di tengah kondisi metaverse yang mandeg dan tak diketahui
nasibnya, Zuckerberg sekarang punya ambisi lain yaitu AI. Awal tahun lalu
Zuckerberg resmi mengumumkan investasinya untuk mengembangkan Meta AI.
Gak tanggung-tanggung, dana yang digelontorkan mencapai
USD65 juta atau sekitar Rp1.055 triliun untuk membangun data center dengan
kapasitas 2 GW atau gigawatts.