Headline

Merger Raksasa Netflix-Warner Bros., Pengguna Diminta Santai Dulu

Hani Nur Fajrina
Merger Raksasa Netflix-Warner Bros., Pengguna Diminta Santai Dulu

Uzone.id – Setelah selintingan rumor berlalu, Netflix akhirnya mengumumkan secara resmi bahwa perusahaan sedang dalam proses mengakuisisi Warner Bros. Sejak kabar ini menyeruak, tak sedikit pengguna Netflix maupun HBO Max mempertanyakan nasib kedua layanan streaming ini.

Tampaknya pihak Netflix telah mendengarkan apa yang tengah ramai diperbincangkan dan berupaya meyakinkan para penggunanya di seluruh dunia mengenai pengalaman streaming konten di platformnya – dan juga HBO Max.

Hal ini diutarakan Netflix melalui email yang mereka sebar ke seluruh penggunanya.





“Kami baru-baru ini mengumumkan Netflix akan mengakuisisi Warner Bros., termasuk film dan studio televisi, HBO Max dan HBO. ini akan menyatukan layanan hiburan terdepan kami dengan kisah ikonis milik Warner Bros., menyuguhkan waralaba tercinta seperti ‘Harry Potter’, ‘Friends’, ‘The Big Bang Theory’, ‘Casablanca’, ‘Game of Thrones’, dan DC Universe bersama dengan ‘Stranger Things’, ‘Wednesday’, ‘Squid Game’, ‘Bridgerton’, dan ‘Kpop Demon Hunters’,” tulis Netflix pada Minggu (7/12).

Mereka melanjutkan, “apa yang berubah? Tidak ada perubahan apapun untuk saat ini. Kedua layanan streaming akan tetap berjalan secara terpisah. Masih ada beberapa langkah yang harus kami selesaikan sebelum proses akuisisi resmi selesai, termasuk persetujuan dari regulator dan para pemegang saham. Kami akan memberi kabar lagi saat ada informasi terbaru.”




Netflix menutup 'surat cinta' itu dengan, "untuk saat ini, kami harap kamu tetap bisa menonton apa pun yang kamu suka, kapan saja, tanpa perubahan apa pun pada paket langgananmu."

Proses akuisisi Netflix terhadap Warner Bros. ini memang memicu kontroversi. Selain menuai protes dan tanda tanya besar dari para pengguna dan penikmat film, Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga buka suara.

Trump bilang ia sempat bertemu Co-CEO Netflix, Ted Sarandos sebelum kabar kesepakatan itu mencuat.

“Dia datang ke Oval Office minggu lalu. Saya sangat menghormatinya, ia orang hebat, luar biasa. Dia sudah melakukan salah satu pekerjaan terbesar dalam sejarah industri film dan hiburan. Banyak hal menarik yang sedang ia kerjakan. Tapi tetap saya ini pangsa pasar yang besar. Tidak diragukan lagi. Bisa jadi masalah,” ungkap Trump mengutip Hollywood Reporter.





Tak hanya itu, Trump juga memperlihatkan sinyal kekhawatiran soal dominasi pasar.

“Itu pertanyaannya. Netflix sudah punya pangsa pasar yang sangat bear, dan kalau mereka juga punya Warner Bros., pangsa itu bakal naik jauh. Jadi saya tidak tahu – biar para ekonom yang menjelaskan, dan saya juga akan terlibat dalam keputusan itu,” tutupnya.

Seperti yang sudah diberitakan, kesepakatan resmi akuisisi antara Netflix dan Warner Bros. akan dibayar dengan kombinasi uang tunai dan saham bernilai USD27,75 per saham Warner Bros. Discovery Inc. (WBD) atau sekitar Rp463 ribu, dengan total nilai perusahaan sekitar USD82,7 miliar (setara Rp1.382 triliun) dan nilai ekuitas USD72 miliar (sekitar Rp1.202 triliun).

Transaksi ini diperkirakan akan selesai setelah WBD menyelesaikan pemisahan divisi Global Networks mereka, Discovery Global, menjadi perusahaan publik baru yang dijadwalkan rampung pada Q3 2026.