Gadget

Menjajal Vivo X300 Ultra: Saat Kamera Berkedok Smartphone

Muhammad Faisal Hadi Putra
Menjajal Vivo X300 Ultra: Saat Kamera Berkedok Smartphone

Uzone.id - Untuk kali pertama, versi 'Ultra' dari X Series diboyong Vivo ke pasar global, tak terkecuali ke Indonesia. Adalah Vivo X300 Ultra yang bawa spesifikasi yang jauh lebih mentereng dari X300 Pro, terutama untuk kameranya. 

Vivo X300 Ultra dipastikan meluncur di Indonesia pada 11 Mei mendatang. Tim Uzone.id pun berkesempatan untuk menjajal langsung Vivo X300 Ultra sebelum debut resminya nanti. 

Impresi awal kami terhadap smartphone ini adalah, "Ini sih kamera berwujud smartphone."


Ya, sebagus itu sistem kamera Vivo Xx300 Ultra, terlebih ponsel ini pun dapat dilengkapi dengan aksesori Vivo Zeiss Telephoto Extender Gen 2 Ultra dengan focal length setara 400mm atau 17,4x zoom.

Mari bahas soal kamera terlebih dahulu. 

Di X300 Ultra, Vivo meningkatkan spesifikasi dua lensa kamera, sementara sisanya masih sama seperti X200 Ultra. Kamera utama saja, bukan lagi 50 MP, melainkan 200 MP bersensor Sony Lytia 901 dengan ukuran sensor nyaris 1 inci, tepatnya 1/1.12 inci. 

Sensor ini sebenarnya mirip Oppo Find X9 Ultra—yang juga akan melenggang resmi di Indonesia. Namun buat Vivo, ini jadi peningkatkan yang begitu signifikan ketimbang seri sebelumnya.

Nah, berbeda dengan Oppo Find X9 Ultra yang punya sepasang lensa periscope telephoto, Vivo X300 Ultra 'cuma' mengandalkan satu kamera saja, tapi sensornya luar biasa. 

Sensornya 200 MP juga dengan sensor terbaru dari Samsung, yakni ISOCELL HP0. Lensanya menawarkan focal length setara 85mm, serta dengan kemampuan 3,7x optical zoom.


Kedua kamera OIS, apalagi kamera utama yang diklaim jauh lebih stabil berkat Gimbal OIS. Sementara untuk kamera ultrawide, Vivo masih menggunakan sensor yang sama.

Bukan berarti biasa aja, melainkan lensa ultrawide ini punya kualitas jempolan di kelasnya. Lensa setara 14mm ini menggunakan sensor Sony Lytia 818 yang beresolusi 50 MP. Info saja, sensor ini berukuran 1/1.28 inci, jadi tergolong besar.

Di depan, Vivo X300 Ultra punya kamera 50 MP juga dengan sensor 50 MP ISOCELL JN5 besutan Samsung. Kameranya juga sudah mendukung autofokus. 


Buat memaksimalkan kemampuan kameranya, seperti yang kami sebut di awal, kamera tele smartphone ini dilengkapi dengan aksesori Vivo Zeiss Telephoto Extender Gen 2 Ultra.


Bayangin, aksesori ini memaksimalkan potensi lensa periscope telephoto buat motret dari jarak yang super jauh. Lensa ini punya focal length setara 400mm atau 17,4x optical-zoom!

Ada beberapa langkah untuk memasangkan aksesori ini ke Vivo X300 Pro. Pertama, pasang dulu casing bawaannya, kemudian konverter lensanya, lalu pasangkan lensa tambahannya. Terakhir, aktifkan lensa ini di aplikasi kamera. 


Nah untuk perbesaran gambarnya, standar ada di 400mm. Dan bayangkan, ada smartphone yang bisa melakukan perbesaran setara 800mm, 1.600mm, hingga 3.200mm!

Desainnya super premium, tapi.....


Satu kata yang pas buat menggambarkan desain Vivo X300 Pro, mewah. Smartphone ini beda kelas dari Vivo X300 Pro—kerasa banget mahalnya.

Tapi, ada sedikit kompromi yang menurut kami agak ganggu. Desain Vivo X300 Ultra itu berkelas, apalagi dengan warna dual-tone yang mengombinasikan warna hijau muda dan putih bersih di belakangnya.

Rasanya tak mau memasangkan casing bawaan ke ponsel ini, inginnya pamer desain mahal ponsel ini saja. Cuma, di sinilah komprominya.


Ibaratnya, bahasa desain Vivo X300 Ultra itu seperti HP dengan layar 6.82 inci yang ditempeli modul kamera bulat segede gaban di belakangnya.

Besar banget lingkaran kameranya. Wajar sebenarnya, wong sensornya saja besar dengan konfigurasi yang kompleks. Cuma masalahnya, saat menaruh smartphone ini di atas meja.

Tepian kamera bagian bawah menjadi penopang bodi secara keseluruhan—posisi smartphone jadi miring akibat modul kamera yang menonjol.


Hal lainnya, Vivo tak lagi menyertakan kontrol kamera fisik di tepian bodi, tak seperti Vivo X200 Ultra. 

Nah, kendati modul kameranya besar, hebatnya VIvo, mereka berhasil membuat smartphone tetap nyaman dan tak gampang slip saat dipegang, rasanya seimbang saja. 

Berbicara soal ketahanan bodi, Vivo menyebut bagian depan dan belakangnya dilindungi oleh Armor Glass. Sasisnya pun dibuat solid, ditambah sertifikasi ketahanan air dan debu IP68/IP69 yang memastikan perangkat ini tahan diajak menyelam di air tawar sedalam 1,5 meter hingga 30 menit.

Bicara tiap sisinya, terdapat tombol Power dan Volume di sisi kanan, kemudian ada port USB-C, speaker, dua lubang mikrofon, dan SIM tray di bagian bawah. 


Beralih ke depan, Vivo X300 Ultra menggunakan panel LTPO OLED seluas 6,82 inci dengan refresh rate adaptif 1-144Hz. Ketajaman visualnya memanjakan mata berkat resolusi 1.449 x 3.168 piksel, serta disemputnakan oleh kedalaman warna 10-bit, Dolby Vision, dan HDR10+.

Ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5


Kalau Vivo X300 Pro ditenagai Dimensity 9500, Vivo X300 Ultra pakai chip yang lebih gahar lagi, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. 

Vivo memasangkannya dengan RAM 12 GB atau 16 GB, memori penyimpanan 256 GB, 512 GB, hingga 1 TB, serta baterai 6.600 mAh.

Baterai sebesar ini bisa diisi menggunakan 100W FlashCharge maupun wireless charging 40W. Dan tentu saja, Vivo X300 Ultra sudah berjalan di OriginOS 6 berbasis Android 16.

Sudah bisa dipesan di Indonesia


Kalian yang mengincar Vivo X300 Ultra, Vivo sudah membuka sesi early pre-order pada 4-11 Mei 2026 secara eksklusif di situs resminya.

Cukup mengamankan perangkat dengan uang muka Rp2 juta, kalian akan mendapat voucher senilai sama yang dapat digunakan saat pelunasan nanti. Sepuluh pembeli dengan transaksi tercepat juga berhak mendapatkan hadiah eksklusif Vivo Watch GT 2.

Sementara itu, buat pembelian secara offline di gerai resmi sepanjang 12 Mei hingga 30 Juni 2026, tersedia ragam keuntungan tambahan seperti cashback bank hingga Rp3 juta, opsi cicilan 0 persen, program tukar tambah via Laku6 dan Trade In Plus, sampai bundling kuota Telkomsel Halo+ 840 GB selama setahun. 

Vivo juga melengkapi layanan purnajualnya dengan memberikan jaminan garansi perlindungan layar dan perpanjangan garansi perangkat masing-masing selama 12 bulan.