Mending iPhone Air atau Samsung Galaxy S25 Edge? Ini Perbandingannya
Uzone.id - iPhone Air segera dijual di Indonesia pada 17 Oktober mendatang, bersama dengan iPhone 17 Series lainnya. Kehadiran iPhone Air di tanah air otomatis membuatnya berhadapan langsung dengan Samsung Galaxy S25 Edge yang sudah lebih dulu rilis sejak awal Juni lalu.
Satu pertanyaannya, mending beli iPhone Air atau Samsung Galaxy S25 Edge saja? Terlebih, smartphone super tipis Samsung juga sudah jauh lebih murah saat ini. Sekarang, Samsung Galaxy S25 Edge dibanderol mulai dari Rp13 jutaan saja, dari awalnya yang dilepas mulai Rp19,4 jutaan.
Kalau soal desain, no debat, keduanya memang dibuat begitu ramping. Samsung Galaxy S25 Edge hanya setebal 5,8 mm dan iPhone Air 0,2 mm lebih tipis. Kalau soal bobot, iPhone Air 165 gram, sementara Samsung Galaxy S25 Edge 2 gram lebih enteng.
Bagaimanapun, keduanya jauh-jauh lebih ringan dan tipis dari iPhone 17 Pro Max (8,8 mm/233 gram) atau Samsung Galaxy S25 Ultra (8,2 mm/218 gram).
Keduanya pun dibuat dengan material premium, yakni sasis dari titanium. Bedanya, iPhone Air memiliki sudut bodi yang lebih membulat, sehingga memberikan ilusi bodi yang lebih tipis dari Samsung Galaxy S25 Edge.
Di depan, Samsung Galaxy S25 Edge hadir dengan layar 6,7 inci yang lebih besar dan tajam dengan kerapatan piksel 513 ppi. Tapi, layar iPhone Air unggul dalam hal tingkat kecerahan puncak yang mencapai 3.000 nits, terpaut jauh dari Samsung Galaxy S25 Edge dengan 2.600 nits.
Keduanya kompak mendukung refresh rate 120Hz. Dan khusus iPhone Air, ponsel ini diberikan lapisan anti-reflective yang membuatnya lebih nyaman dilihat di bawah terik matahari.
Bagaimana dengan performanya?
Keduanya sama-sama ditopang chipset paling kencang di masing-masing ekosistemnya. iPhone Air ditenagai chipset A19 Pro, sementara Galaxy S25 Edge menggunakan Snapdragon 8 Elite for Galaxy.
iPhone Air dengan A19 Pro, mengusung konfigurasi CPU 6-core dengan 2x performance-core pada kecepatan 4,26 GHz dan 4x efficiency-core pada kecepatan 2,6 GHz. Sedangkan Samsung Galaxy S25 Edge, prosesornya memang berbeda dari ponsel Android lainnya, yakni 2x prime-core pada kecepatan 4,47 GHz dan 6x performance-core pada kecepatan 3,53 GHz.
Namun, ada satu detail krusial, Samsung menyematkan sistem pendingin vapor chamber untuk menjaga suhu, sementara Apple tidak. Ini menjadi pertanyaan besar apakah iPhone Air bisa mempertahankan performa puncaknya saat digunakan untuk tugas berat dalam waktu lama.
Pertanyaannya, bagaimana performa keduanya? Kebetulan, kami sudah menggunakan Samsung Galaxy S25 Edge, sementara untuk iPhone Air, skor benchmark-nya kami lansir dari GSMArena. Berikut hasilnya:
|
Smartphone |
AnTuTu v10 |
Geekbench 6 (single-core) |
Geekbench 6 (multi-core) |
|
Samsung Galaxy S25 Edge |
2.013.485 poin |
2.006 poin |
8.583 poin |
|
iPhone Air |
2.095.675 poin |
3.775 poin |
9.497 poin |
Ya, keduanya memang suguhkan performa mentah yang kencang. Namun jelas di sini, iPhone Air yang dengan A19 Pro, menawarkan kinerja sintetis yang lebih cepat dari Samsung Galaxy S25 Edge.
Sementara itu, di sektor baterai, perbedaan signifikan terjadi di sini. Samsung Galaxy S25 Edge disokong baterai 3.900 mAh, yang menurut pengujian kami, bisa bertahan lebih dari 14 jam. Baterai 'sekecil' ini juga bisa diisi dalam waktu yang lumayan singkat, kurang dari sejam saja dengan fast charging 25W.
Sedangkan iPhone Air, baterainya cuma 3.149 mAh, yang mampu bertahan lebih dari 12 jam, menurut pengujian dari GSMArena.
Cuma, iPhone Air hanya mendukung pengecasan 20W saja, itupun pengisian dayanya tidak melebihi 18W. Dengan fast charging sepelan itu, ngecas hingga penuh butuh waktu hingga lebih dari 90 menit.
Sistem kamera yang beda jauh
Di sektor inilah perbedaan paling signifikan terlihat. Samsung Galaxy S25 Edge unggul dengan setup dua kamera, terdiri dari kamera utama 200 MP dan ultrawide 12 MP, plus kemampuan rekam video hingga 8K. Sebaliknya, iPhone Air harus puas dengan satu kamera utama 48 MP dengan kemampuan rekam video yang terbatas di 4K 60 FPS.
Satu-satunya keunggulan iPhone Air ada di kamera depan beresolusi 18 MP dengan sensor unik yang memudahkan pengambilan foto horizontal. Sedangkan Samsung Galaxy S25 Edge punya kamera bersensor 12 MP.
Jadi, lebih oke yang mana?
Pilih Samsung Galaxy S25 Edge atau iPhone Air yang akan datang? Jawabannya, sangat bergantung pada kebutuhan kalian.
Jika memang mencari smartphone tipis ‘paket komplet’ dengan harga yang jauh lebih masuk akal, Samsung Galaxy S25 Edge jawabannya. Smartphone ini sekarang cuma dibanderol mulai Rp13,9 jutaan untuk versi 256 GB dan Rp15,9 jutaan untuk varian 512 GB.
Samsung Galaxy S25 Edge juga sudah punya sepasang kamera di belakang, daya tahan baterai lebih lama, dan pengisian daya jauh lebih cepat. Ponsel ini menawarkan fungsionalitas yang lebih lengkap, terlebih dengan Galaxy AI dan sistem Android yang akan selalu mendapat versi terbaru.
Di sisi lain, iPhone Air lebih pas buat kalian yang menginginkan ponsel paling tipis dengan prestige merek Apple. Memang, sektor layar dan performa mentahnya juga lebih baik dari Samsung Galaxy S25 Edge, namun kalian juga harus menerima kompromi terbesar saat membeli iPhone Air, yakni harga lebih tinggi.
Ya, iPhone Air dijual dengan harga Rp21.249.000 untuk versi 256 GB, Rp25.999.000 untuk model 512 GB, dan Rp30.249.000 untuk versi 1 TB. Belum lagi, kalian juga harus rela menggenggam ponsel semahal ini, yang hanya menawarkan satu kamera dan juga baterai lebih kecil dengan kecepatan cas yang lamban.